Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bergelar Pahlawan, Robert Mugabe Minta Dikubur di Kampung Halaman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 September 2019 19:54 7:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 September 2019 19:54
Bagikan
Pemakanam mantan presiden Zimbabwe Robert Mugabe.
Bagikan

Hidayatullah.com—Tokoh pendiri yang juga bekas presiden Zimbabwe Robert Mugabe akhirnya dikuburkan di kampung halamannya di desa Kutama, hari Sabtu (28/9/2019), mengakhir perselisihan antara pihak keluarga dan presiden saat ini, Emmerson Mnangagwa, perihal lokasi pemakamannya.

Berkuasa selama 37 tahun sejak kemerdekaan Zimbabwe di tahun 1980, Mugabe dikabarkan wafat di sebuah rumah sakit di Singapura pada 6 September dalam usia 95 tahun.

Setelah misa yang dipimpin seorang pendeta Katolik Roma dan kata-kata sambutan dari sanak keluarganya, Mugabe dikuburkan di pekarangan di rumahnya di desa Kutama tanpa ada upacara besar yang biasa dilakukan untuk orang-orang yang bergelar pahalawan nasional.

Dalam sambutannya, kerabat-kerabat Mugabe mengatakan bahwa bekas presiden itu ingin dimakamkan di Kutama dan bukan di monumen National Heroes Acre di ibukota, lokasi yang diinginkan oleh pihak pemerintah pimpinan Mnangagwa dan partai bentukan Mugabe, ZANU-PF.

“Kami hanya ingin mengatakan terima kasih kepada Bapak Mnangagwa karena menerima permintaan ayah kami. Mungkin itu bukanlah yang anda harapkan karena anda ingin agar beliau dikubur di Heroes Acre (taman makam pahlawan), tetapi yang kami lakukan merupakan wasiat ayah kami,” kata Walter Chidhakwa, jubir keluarga Mugabe.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak mayat Mugabe tiba dari Singapura pihak keluarga menjaga ketat jasasnya, karena sebelum kematiannya bekas presiden itu mengutarakan kekhawatirannya kepada keluarga dan kerabatnya bahwa sebagian orang-orang yang mendongkelnya dari kursi kepresidenan akan melakukan upacara ritual tradisional dengan menggunakan bagian-bagian tubuhnya. Demikian dikatan oleh keponakan laki-laki Mugabe, Leo Mugabe, seperti dilansir Reuters.

Jubir partai ZANU-PF Simon Khaya Moyo dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa keputusan keluarga untuk menguburkan jasad Mugabe di kampung halamannya sangat disayangkan, sebab Robert Mugabe seharusnya dikubur di taman makam pahlawan di ibukota, sebagaimana layaknya seorang pahlawan kemerdekaan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Robert MugabeZimbabwe
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Balikpapan Juara Umum Jamnas II Pandu Hidayatullah 2019 di Malang
Tulisan selanjutnya 30 Meninggal Pascagempa Maluku, 14 Hari Tanggap Darurat Ambon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?