Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Fake News di Facebook Biang Kerok Kerusuhan yang Menewaskan 78 Orang di Ethiopia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 November 2019 19:08 7:08 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 November 2019 19:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pelari legendaris Ethiopia Haile Gebrselassie mengatakan kepada BBC bahwa fake news (berita palsu) yang dibagikan di Facebook berada di balik kerusuhan yang memyebabkan 78 orang tewas.

Masalah muncul ketika seorang aktivis terkemuka dari kelompok etnis Oromo, Jawar Mohammed, mengatakan pihak berwenang menempatkan dirinya dalam bahaya dengan cara menyingkirkan pengawal-pengawal pribadinya.

Kerusuhan itu mengandung unsur etnis dan relijius , kata pemerintah.

Gebrselassie mengatakan dia dapat menggugat Facebook apabila tidak mengenyahkan sejumlah postingan tertentu.

Peraih dua medali olimpiade itu tidak menyebutkan pesan mana yang dimaksudnya, tetapi kepada BBC dia mengatakan bahwa di ibu kota Addis Ababa berita palsu mudah menyebar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menyinggung jumlah korban nyawa, pria berusia 46 tahun itu menambahkan, “Saya yakin penyebab utamanya adalah Facebook.”

Kerusuhan berhari-hari di kawasan Oromia terjadi menyusul tuduhan yang dikemukakan Jawar di Facebook.

Polisi awalnya membantah tuduhan Jawar, tetapi Perdana Menteri Abiy Ahmed kemudian mengindikasikan bahwa polisi sudah bertindak keliru.

Foto-foto mengerikan, yang disebut-sebut sebagai akibat dari masalah itu, lantas bermunculan dan beredar luas di media sosial.

Gebrselassie mengatakan bahwa menurutnya foto-foto yang beredar itu bukan orang Ethiopia. “Saya tahu bangsa saya, mereka tidak melakukan hal-hal sekeji itu,” ujarnya seperti dilansir BBC Ahad (3/11/2019).

Sejumlah rekaman video palsu yang beredar luas di antaranya satu yang mengklaim bahwa seorang pejabat lokal mempersenjatai para pemuda, lapor jurnalis BBC di Addis Ababa Kalkidan Yibeltal.

Gebrselassie, yang sekarang seorang pemgusaha sukses, mewanti-wanti agar Ethiopia berhati-hati, mengingatkan genosida akbat perang sesama anak bangsa di Rwanda belum lama berakhir.

Dia juga menyebut konflik yang terjadi di Libya, Suriah dan Yaman sebagai contoh akibat dari perbuatan warga negaranya yang tidak terkendali.

Pihak berwenang telah menangkap lebih dari 400 orang dalam kaitannya dengan kerusuhan di bulan Oktober itu dan sekarang masalah mulai mereda.

Facebook belum menanggapi tudingan Gebrselassie, tetapi sebelumnya perusahaan itu pernah mengatakan pihaknya memiliki kebijakan untuk mengatasi penyebaran kabar palsu.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ethiopiafacebookfake news
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Eritrea: CIA dan Israel Terlibat Upaya Kudeta Pemerintah Asmara
Tulisan selanjutnya Tjahjo Kumolo Meninggal MenPAN RB Tjahjo Larang Pemakaian Cadar di Kantor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?