Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jaksa Agung AS: Huawei, ZTE Tak Dapat Dipercaya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 November 2019 20:03 8:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 November 2019 20:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Huawei Technologies Co dan ZTE Corp “tidak dapat dipercaya,” kata Jaksa Agung Amerika Serikat William Barr, melabeli perusahaan-perusahaan asal China itu sebagai ancaman keamanan. Barr menolak proposal yang memungkin operator-operator komunikasi nirkabel di wilayah rural AS menerima kucuran dana pemerintah $8.5 miliar untuk membeli peralatan atau jasa dari kedua perusahaan itu.

Federal Communications Commission pada 22 November akan melakukan pemungutan suara perihal masalah itu dan mengusulkan mengharuskan para operator komunikasi nirkabel mengenyahkan dan mengganti peralatan buatan kedua perusahaan itu.

Dilansir Reuters, dalam sebuah surat yang ditujukan kepada FCC yang dirilis hari Kamis (14/11/2019) Barr mengatakan “rekam jejak mereka sendiri, begitu pula praktik-praktik pemerintah China, menunjukkan bahwa Huawei dan ZTE tidak dapat dipercaya.”

Dia menambahkan bahwa tindakan-tindakan yang telah dilakukan Huawei dan ZTE sendiri menunjukkan mereka berbahaya bagi “keamanan kita bersama.”

Huawei and ZTE tidak langsung menanggapi pernyataan Barr tersebut, lapor Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Barr menegaskan bahwa kejaksaan federal mendakwa Huawei melanggar embargo yang dijatuhkan AS terhadap Iran, melakukan penipuan perbankan, menghalangi proses hukum, dan melakukan pencurian rahasia perdagangan. ZTE pada tahun 2017 menyatakan dirinya bersalah secara ilegal mengirimkan barang-barang AS senilai sekitar $32 juta ke Iran.

Pimpinan FCC Ajit Pai mengatakan “tidak dapat mengabaikan risiko bahwa pemerintah China akan berupaya mengeksploitasi kelemahan dalam jaringan untuk tujuan spionase, menyisipkan malware dan virus, serta hal-hal lain yang dapat membahayakan jaringan telekomunikasi kita.”

Langkah tersebut di atas merupakan upaya pemerintah AS teranyar untuk menghalangi perusahaan-perusahaan Paman Sam membeli barang atau jasa dari Huawei dan ZTE.

Pekan lalu Huawei mengatakan bahwa selama 30 tahun menggeluti bisnis, perusahaan “tidak pernah terlibat dalam insiden berkaitan dengan keamanan di 170 negara di mana kami beroperasi.”

Pada bulan Mei, pemerintah AS memasukkan Huawei dalam daftar hitam ekonomi, dengan alasan perusahaan itu terlibat aktivitas yang bertentangan dengan kemanan nasional AS.

Amerika Serikat mendesak negara-negara lain, terutama sekutunya, agar tidak memberikan peluang Huawei membangun jaringan telekomunikasi 5G di negara mereka. AS menuding peralatan Huawei dapat digunakan Beijing untuk spionase, tuduhan yang senantiasa dibantah perusahaan China tersebut.

Sejumlah negara Eropa beberapa bulan belakangan belum bersedia menjegal Huawei, meskipun ada tekanan dari AS.

Pada bulan Mei, Presiden AS Donald Trump meneken perintah eksekutif yang menyatakan darurat nasional dan melarang perusahaan-perusahaan AS menggunakan peralatan telekomunikasi buatan perusahaan yang dinilai membahayakan keamanan nasional. Surat perintah itu mengarahkan Departemen Perdagangan, bekerja sama dengan instansi pemerintah lainnya, merancang rencana pelaksanaan perintah tersebut sebelum pertengahan Oktober. Akan tetapi sampai saat ini Departemen Perdagangan AS belum mempublikasikannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:5GAmerika SerikathuaweiZTE
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jusuf Kalla: PII Harus Lebih Besar dari Keluarga Besarnya
Tulisan selanjutnya Pascagempa Ambon, Murid TPQ Dapat Bantuan Paket Pendidikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?