Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

PP Sidogiri Menolak Segala Penyimpangan dan Penodaan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 6 Desember 2019 19:26 7:26 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 6 Desember 2019 19:26
Bagikan
Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri KH Nawawi Abdul Jalil (kiri) bersama KH Ma'ruf Amin
Bagikan

Hidayatullah.com– Pondok Pesantren (PP) Sidogiri menolak segala bentuk penyimpangan dan penodaan agama terkait kasus ceramah Ahmad Muwafiq yang menuai berbagai kecaman.

“Ceramah Saudara Muwafiq mengandung unsur-unsur yang terkesan merendahkan kemuliaan Nabi ﷺ, seperti kalimat: Nabi ﷺ lahir biasa-biasa saja, tidak bersinar; saat kecil rembes, tidak terlalu terurus karena ikut kakeknya; kesenengannya bermain ke sana-kemari sehingga tidak sekolah akhirnya tidak bisa baca tulis; jika saat itu ada jambu maka beliau akan mencuri jambu itu,” ujar Pengasuh PP Sidogiri KHA Nawawi Abd Djalil di Pasuruan, Jawa Timur, dalam pernyataan sikapnya diterima hidayatullah.com, Jumat (06/12/2019).

Pernyataan sikap itu turut ditandatangani oleh Majelis Keluarga PP Sidogiri. Majelis Keluarga terdiri dari KHA Fuad Noerhasan, KH Abdulloh Syaukat Siradj, H Bahruddin Thoyyib, dan d Nawawy Sadoellah.

“Saudara Muwafiq juga terkesan meragukan riwayat tentang keistimewaan Nabi ﷺ pada masa kecil yang telah diyakini kebenarannya oleh kalangan pesantren, dengan mengatakan: “Kita tidak boleh angkuh karena semuanya hanya katanya dan tidak menyaksikan peristiwa itu sendiri secara langsung.”,” tambah Kiai Nawawi.

Baca: Buya Yahya: Jangan Membicarakan Nabi Muhammad dengan Hal yang Tak Pantas

Kiai Nawawi mengatakan, penjelasan tabayun yang dilakukan oleh Muwafiq setelah ramainya ceramah tersebut tidak mengandung pernyataan menarik ucapannya dan bertaubat dari kesalahan itu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Mengingat hal itu, PP Sidogiri mengingatkan adanya sebagian umat Islam yang masih memberikan pembelaan terhadap Muwafiq terkait kasus tersebut.

Kiai Nawawi juga mengingatkan Muwafiq mengenai pesan tegas dari Hadratus Syaikh KH Muhammad Hasyim Asy’ari dalam Kitab “At Tanbiyatul Wajibat” yang terjemahannya berbunyi:

“Renungkalah apa yang telah kami sampaikan di dalam tiga keterangan pengingat ini mengenai (1) Wajibnya menghormati, memuliakan dan mengagungkan Nabi Muhammad ﷺ di saat menyebut kelahiran, menyebut hadits sertnya nama beliau; (2) haramnya menggunakan kata yang ditetapkan untuk dimuliakan bukan di tempat memuliakan, dan bahwa hal itu lebih dekat dengan pelecehan dan penghinaanl (3) ijmak ulama mengenai hukuman mati untuk orang yang melecehkan dan menyakiti (menghina) Nabi. Dengan merenungkan hal tersebut, maka akan menjadi jelas bagimu (jika kamu masih punya sedikit mata hati), bahwa perbuatan ini merupakan suatu yang sangat buruk dan tercela, serta memiliki konsekwendi hukuma yang sangat berat. Jika kau menyadari hal tersebut, maka kembalilah dan bertaubatlah kepada Allah dari keburukan yang akan membuatmu celaka di dunia dan akhirat.”

Baca: Hai’ah Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Tegur Keras Muwafiq

Dengan pertimbangan di atas, kata Kiai Nawawi, maka Pondok Pesantren Sidogiri menegaskan sikapnya, antara lain menyesalkan dan mengecam pernyataan-pernyataan Muwafiq dalam ceramah dimaksud, karena tidak menjaga adab dan terkesan merendahkan pribadi Rasulullah ﷺ.

PP Sidogir pun meminta agar Muwafiq untuk segera menarik ucapan-ucapannya tersebut serta bertaubat kepada Allah.

“Mengimbau umat Islam tetap menjaga persatuan umat, kepatuhan terhadap hukum agama dan negara, serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan dengan tanpa mengurangi ketegasan dalam menolak segala penyimpangan dan penodaan,” imbaunya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KHA Nawawi Abd DjalilNabi Muhammadpenghinaan nabipenodaan agamaPP Sidogirirasulullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Eks Ajudan Jokowi Listyo Sigit Ditunjuk Jadi Kabareskrim Polri
Tulisan selanjutnya Majelis Keluarga PP Sidogiri Desak Ahmad Muwafiq Menarik Ucapannya dan Bertaubat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?