Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Tugaskan Kembali Rabi Yahudi dalam Militer

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Desember 2019 19:27 7:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Desember 2019 19:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Pertahanan Jerman Annagret Kramp-Karrenbauer (AKK) hari Jumat (20/12/2019) menandatangani kesepakatan penugasan kembali rohaniwan Yahudi ke dalam angkatan bersenjata untuk memenuhi kebutuhan spiritual prajurit Yahudi, dengan mengatakan bahwa hal tersebut sebagai “isyarat kuat” keragaman dan keterbukaan.

Sepuluh rabi akan mulai ditugaskan di Bundeswehr dalam beberapa pekan mendatang, kata AKK seperti dilansir DW.

Bersama dengan Presiden Dewan Pusat Yahudi di Jerman Josef Schuster, Menhan Jerman itu menandatangani kesepakatan di sebuah konferensi Yahudi di Berlin.

Schuster menyebut hari itu sebagai hari “bersejarah” bagi hubungan Yahudi dan militer Jerman.

“Orang yang merasa sebagai bagian dari sebuah masyarakat demokratis sudah seyogyanya dan seharusnya bertanggung jawab,” kata Schuster seraya menambahkan bahwa penempatan kembali rohaniwan Yahudi dalam militer Jerman merupakan tanda kekuatan demokrasi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bundeswehr tidak mempekerjakan rabi Yahudi sejak Hitler berkuasa di tahun 1933 dan mengeluarkan semua Yahudi dari militer.

AKK mengatakan langkah untuk mengembalikan posisi rabi Yahudi dalam militer merupakan tanda dari keragaman dalam organisasi itu. Yahudi memiliki tempat di dalam ketentaraan sebagaimana di dalam masyarakat Jerman, kata AKK.

Rohaniwan Yahudi yang ditugaskan di militer akan bermarkas di Berlin. Mereka akan memberikan pelayanan spiritual bagi tentara Jerman yang ditugaskan di dalam maupun luar negeri, memiliki kewajiban yang sama seperti rohaniwan Kristen Evangelis dan Katolik. Rencana untuk menempatkan rohaniwan Muslim juga sedang diproses.

Parlemen sepertinya akan menyetujui kebijakan itu pada awal tahun depan.

Dari 180.000 personel militer Jerman, tercatat sebanyak 90.000 orang merupakan penganut Kristen, 3.000 Muslim dan hanya 300 penganut Yahudi. Tentara Jerman dipersilahkan memberitahukan apa agama kepercayaannya secara sukarela, bukan keharusan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BundeswehrJermanmiliterRabiyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Swiss Tutup Permanen Pembangkit Listrik Nuklir Mühleberg
Tulisan selanjutnya Ribuan Warga Turki Turun Aksi Bela Uighur dan Ozil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Berita
27 Agustus 2026 11:44
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?