Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Banyak Guru di England Mengalami Masalah Kesehatan Mental

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Februari 2020 19:40 7:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Februari 2020 19:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah didesak untuk memantau kesehatan jiwa para guru setelah hasil penelitian menunjukkan bahwa satu dari 20 guru di England, Inggris, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan mental yang berlangsung selama lebih dari setahun.

Studi itu, yang didanai oleh Nuffield Foundation, merupakan penelitian pertama yang mengkaji kesehatan mental dan kesejahteraan para guru di wilayah England, selama lebih dari tiga dekade, berdasarkan data lebih dari 20.000 staf pengajar.

Diketahui bahwa sekitar 5% guru saat ini menderita masalah kesehatan mental yang berlangsung lama (lebih dari setahun). Angka itu naik dari 1% pada era 1990-an, dan pada saat yang sama terjadi kenaikan serupa pada obat-obatan antidepresan yang diresepkan dokter.

Menurut hasil riset itu, sepertiga orang yang direkrut menjadi guru meninggalkan pekerjaan tersebut dalam kurun lima tahun pertama. Laporan penelitian tersebut juga mengutip hasil riset terbaru Department for Education (DfE), yang mendapati bahwa “masalah gangguan tidur, serangan panik dan hal-hal yang menimbukan kecemasan” menjadi faktor pendorong seseorang meninggalkan profesi guru.

Ketua penyusun laporan riset itu John Jerrim, seorang profesor di lembaga pendidikan UCL, berkata, “Profesi guru di England saat ini sedang berada di tengah-tengah krisis dan satu alasan potensial mengapa bidang pekerjaan ini sulit merekrut dan menjaga kesinambungan jumlah guru yang dibutuhkan adalah karena tekanan dalam pekerjaan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sudah sejak lama diketahui bahwa mengajar adalah karir yang menantang dan banyak tekanannya. Kami ingin melihat apakah kesehatan mental dan kesejahteraan guru meningkat atau menurun, khususnya di kala pemerintah berjanji akan meringankan beban pekerjaan guru.”

Sinéad Mc Bearty pimpinan eksekutif Education Support, organisasi amal untuk kesehatan mental dan kesejahteraan guru, mengatakan bahwa kegelisahan dan depresi berkaitan dengan pekerjaan sangat tinggi di kalangan pendidik, lapor The Guardian Selasa (28/1/2020).

Dr. Mary Bousted, sekjen gabungan National Education Union, mengatakan tidak aneh mengapa sekolah-sekolah tidak dapat merekrut atau mempertahankan kesinambungan jumlah staf pengajarnya.

“Tantangan bagi pemerintah adalah menanggapi masalah -masalah ini dan memastikan staf pendidik diayomi dan didukung dalam perannya sebagai pengajar. Akan tetapi saat ini, sedikit saja sinyal tindakan konkret dalam memangani hal ini,” kata Bousted.

Seorang jubir DfE mengatakan langkah untuk memperbaiki keseimbangan antara kehidupan pribadi dan kerja para guru sekarang ini sudah mulai dijalankan. “Ini termasuk dengan mengurangi beban kerja, mendukung karir dini guru-guru sekolah, mempromosikan fleksibilitas kerja, menanggulangi tekanan akuntabilitas tenaga pengajar, serta memberijan dukungan kepada sekolah-sekolah dalam bidang manajemen perilaku.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jepang Gunakan Kapal Feri Sebagai Karantina Suspek Coronavirus
Tulisan selanjutnya Pengadilan Hamburg Tolak Larangan Cadar di Sekolah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza

Berita
18 September 2026 13:09
Oman Serukan Rute Alternatif Pengiriman LNG Supaya Tidak Lewat Hormuz
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
MUI Sebut Danantara Syariah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Riil Umat

Terbaru

  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab
  • Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh
  • Tiga Tahun Perang, Penjajah ‘Israel’ Mulai Kehabisan Tentara dan Peralatan
  • Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
  • Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
  • Masjid Polisi Diserang Bom Mobil Saat Shalat Jumat di Khyber Pakhtunkhwa

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?