Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Kisah Harun Ar-Rasyid dan Kisah Corona

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 31 Maret 2020 09:15 9:15 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 31 Maret 2020 08:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | HARUN ar-Rasyid, merupakan salah seorang khalifah terbaik, masa Daulah Abasyiah. Harun ar-Rasyid yang dikenal memiliki kekuasaannya sangat luas.

Meski demikian, tak membuatnya jemawa. Ia dikenal sebagai pemimpin adil. Alim pula. Gemar mendatangkan/mendatangi para ulama, untuk mendapatkan nasehat dari mereka.

Seperti hari itu. Bermula dari kegundahan hati, ia mengundang seorang ulama yang terkenal akan kejuhudan dan ketawadhuannya.

Sesampai ulama itu dihadapnnya, dimintalah untuk memberikan nasehat.  Memulai wejangannya, ulama itu terlebih dahulu mengajukan sebuah pertanyaan.

“Duhai baginda,” ujar ulama itu, “Sudi kiranya baginda menjawab dengan jujur.”

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

“Kiranya baginda dalam perjalanan nan panjang. Semua bekal habis. Baginda terserang rasa haus yang sangat. Bahkan nyaris merenggut nyawa baginda.”

“Dalam waktu  bersamaan. Tiba-tiba datang seseorang, menawarka setengah gelas air. Yang dengan itu akan menyelamatkan nyawa baginda. Berapakah harga yang akan baginda tawarkan untuk melepas dahaga baginda?”

“Setengah dari kerajaanku,” jawab sang khalifah, tanpa pikir panjang.

“Lalu baginda,” sambung ulama itu, “Ketika baginda menengguk air itu, kemudian tertahan. Sehingga anda pun terjatuh sakit. Untuk proses penyembuhan. Mengeluarkan kembali air itu. Berapakah baginda akan membayar Si Thabib?”

“Setengah yang kumiliki,” jawab Harun ar-Rasyid.

Setelah mendengar semua jawaban itu. Sang ulama itupun memaparkan hikmah di balik pertanyaan yang diajukan.

“Ketahuilah, duhai baginda. Bahwa sesungguhnya segala kekayaan dan kekuasaan yang baginda miliki, itu sejatinya hanya senilai setengah gelas air saja.”

Menangis sesenggukanlah sang khalifah.

Lalu apa hubungannya Harun al-Rasyid dengan virus corona?

Tak ada hubungannya. Karena sang khalifah hidup beberapa abad silam. Adapun corona (Covid 19) baru menyebar 2019. Hingga sekarang (semoga Allah cepat mengangkatnya. Aamiin)

Lalu, untuk apa diangkat kisah di atas, kemudian diseret-seret ke kasus corona?

Pertama, hanya menarik perhatian minat pembaca. Karena corona berita ter “hot” saat ini. Selanjutnya. Ingin menyampaikan  prihal  nilai/harga nyawa. Sebab, bicara soal corona, itu sama saja mengangkat tema tentang keselamatan nyawa seseorang.

Karena virus ini, telah merenggut puluhan ribu nyawa penduduk bumi. Untuk Indonesia saja ratusan lebih jumlahnya.

Innaa lillahi wa inna ilaihi raji’un.

Anehnya. Meski tinggi jumlah angka kematian. Demikian pula penyebaran corona. Pemerintah masih silang pendapat dalam penanganan.

Nampak jelas gugup dan gagap. Sehingga keputusannya mencla-mencle. Hari ini ngomong gini, besoknya ngomong gitu. Bertentangan. Atau kalau tidak, ambigu. Multi tafsir. Nggak jelas.

Pertimbangannya beragam. Ekonomi, politik, budaya, dan tetek bengek lainnya.

Padahal ini masalah pertaruhan nyawa penduduk Indonesia. Yang sudah jadi korban ratusan.

Pertanyaan mendasar; adakah yang lebih berharga, dari nyawa di muka bumi ini?

Pertumbuhan ekonomi? Penting. Stabilitas politik? Perlu.

Tapi ketika semua itu dibenturkan dengan keselamatan nyawa warga?

Masihkah semua itu dianggap jauh lebih penting.

Maka, dari kisah Harun ar-Rasih di atas kita harus belajar tentang menghargai nyawa. Betapa tak berharganya kekuasaan. Semegah, seluas dan sebesar apapun itu dibanding nyawa. Semua akan dikorbankan demi keselamatnnnya.

Seorang kepala keluarga saja berani mengorbankan apa yang dimiliki. Hatta bertaruh nyawa, demi keselamatan nyawa sang anak dan istrinya. Apalagi dalam kaca mata Islam. Satu nyawa itu setara dengan penduduk bumi. Menjaganya, sama dengan menjaga kehidupan dunia. Membunuhnya, berarti tengah membunuh seluruh umat manusia. Itulah nilai dari nyawa.

مِنْ أَجْلِ ذَٰلِكَ كَتَبْنَا عَلَىٰ بَنِي إِسْرَائِيلَ أَنَّهُ مَنْ

مَنْ قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا ۚ وَلَقَدْ جَاءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِالْبَيِّنَاتِ ثُمَّ إِنَّ كَثِيرًا مِنْهُمْ بَعْدَ ذَٰلِكَ فِي الْأَرْضِ لَمُسْرِفُونَ

 “Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain , atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya . Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS. Al-Ma’idah [5]: 32)

Sebagai penutup tulisan ini. Tertarik mengutip pernyataan Presiden Ghana; Nana Addo Dankwa Akufo-Addo, ketika melakukan lockdown untuk negaranya, guna mencegah penyebaran corona.

“We know how to bring the economy back life,. What we do not know is how to bring people back life” (Kami tahu apa yang harus dilakukan untuk menghidupkan kembali perekonomian. Apa yang kita tidak tahu adalah bagaimana menghidupkan kembali manusia). * Khairul Hibri

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Daulah AbbasyiahHarun Al Rasyidkekhalifahan AbbasiyahKhalifah Harun al-Rasyidrajavirus corona
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kerusuhan di Penjara Iran Karena Panik Corona
Tulisan selanjutnya Ajudanya Positif Corona, Netanyahu Dikarantina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?