Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penyintas di Kenya: Covid-19 Penyakit Nyata dan Bisa Disembuhkan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 April 2020 17:36 5:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 April 2020 17:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang wanita muda, yang dilaporkan sebagai pasien nomor satu Covid-19 di Kenya, mengatakan bahwa dia sudah pulih sepenuhnya setelah 23hari perawatan.

Diidentifikasi hanya dengan nama Brenda, dia mengatakan kepada para reporter bahwa dirinya mengunjungi Amerika Serikat sejak Desember tahun lalu, tetapi dia curiga tertular coronavirus dalam penerbangan kembli ke Kenya dari London pada awal bulan Maret.

“Saya mengalami batuk tiga hari setelah mendarat di negeri ini,” kata Brenda.

Dia lantas pergi ke pusat isolasi milik pemerintah di ibu kota Nairobi untuk menjalani perawatan. Brenda mengatakan para petugas di sana “merawatnya dengan baik.”

“[Covid-19] adalah penyakit yang dapat diatasi dan dapat diobati,” pesan Brenda kepada seluruh rakyat Kenya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Brian, seorang pasien Covid-19 lain yang juga sudah pulih, mengatakan bahwa dirinya tertular penyakit itu dari Brenda. Brian mengaku sekarang kondisinya sudah membaik.

Dia mengatakan bahwa apa yang dialaminya membuat kaum kerabatnya meyakini penyakit tersebut “nyata adanya dan dapat disembuhkan.”

Brenda dan Brian berbicara dengan Presiden Uhuru Kenyatta lewat tautan video dalam konferensi pers itu.

Kenyat mengkonfrimasi 59 kasus Covid-19 sejak diumumkan pertama kali pada 13 Maret, lapor BBC Rabu (1/4/2020).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19Kenya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Moda Transportasi dilarang mudik Pemerintah Tidak Melarang Tapi Kampanyekan Masyarakat Tak Mudik
Tulisan selanjutnya Rusia Kirim Bantuan Suplai Medis Satu Pesawat Penuh ke Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?