Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dihujani Ujaran Rasis dan Ancaman Maut dari Jemaatnya, Pendeta Nigeria Tinggalkan Paroki Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 April 2020 12:44 12:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 April 2020 12:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pendeta asal Nigeria terpaksa meninggalkan tempat tugasnya sebagai kepala paroki di sebuah daerah di bagian barat Jerman, karena khawatir dengan keselamatannya. Demikian diumumkan pejabat gereja setempat hari Jumat (17/4/2020).

Pastor itu, Patrick Asomugha, dan Keuskupan Speyer mengambil keputusan itu setelah rohaniwan gereja tersebut mendapatkan ancaman mati bulan lalu,lansir DW.

“Khawatir akan keselamatan dan kesejahteraan pastor Asomugha menjadikan langkah ini tidak terelakkan,” kata Andreas Sturm, vikaris umum untuk Keuskupan Speyer, dalam sebuah pernyataan. “Akan tidak bertanggung jawab membiarkan pastor Asomugha terus menerima ancaman tersebut.”

Asomugha mengambil alih tugas di sebuah paroki di Queidersbach, sebuah wilayah kecil di bagian barat Jerman dekat kota Kaiserslautern pada tahun 2017.

Masalah mulai dihadapinya tahun lalu, ketika sejumlah orang tak dikenal memasuki rumah dinasnya tanpa izin. Dalam dua kali kejadian para tersangka melakukan perusakan cukup parah terhadap properti miliknya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jemaat di lingkungan parokinya semakin bertambah kasar memperlakukan pastor asal Nigeria itu. Orang-orang kabarnya mengutarakan ujaran rasis selama kebaktian berlangsung di dalam gereja. Lembaga penyiaran publik setempat SWR melaporkan bulan Juli tahun lalu bahwa para orangtua terdengar mengatakan, “Saya tidak akan membiarkan anak saya dibaptis oleh orang kulit hitam.”

“Saya tidak akan mengambil apapun dari tangan-tangan hitam kotor itu,” kata seorang jemaat, yang konon diutarakan saat Asomugha memimpin ekaristi di gerejanya. Sebagaimana diketahui dalam prosesi keagamaan itu pendeta membagikan kue kecil dan minuman anggur secara bergiliran kepada jemaat. Kala itu Keuskupan Speyer menolak memberikan komentar atas laporan perihal kejadian-kejadian tersebut.

Tahun lalu, seseorang merobek ban mobil Asomugha. Perlakuan yang ditujukan terhadap pendeta berkulit hitam itu semakin lama semakin buruk. Puncaknya ketika sebuah surat berisi ancaman mati diselipkan di bawah pintu garasi rumah dinasnya. Dua hari kemudian, orang-orang tak dikenal mencampakkan botol-botol yang diyakini diisi dengan alkohol, yang merupakan zat yang mudah terbakar, di jalan masuk menuju rumah paroki di mana pastor itu tinggal.

Asomugha dalam sebuah pernyataan menegaskan bahwa ancaman mati itu membuatnya sulit untuk melaksanakan tugas di Queidersbach.

Menurut gereja, Asomugha berulang kali meminta agar dilakukan rekonsiliasi dan perdamaian di lingkungan parokinya dan dalam komunitas yang lebih luas.

Pada bulan Oktober 2019, gereja di Queidersbach menggelar “misa solidaritas” untuk Asomugha. Sekitar 600 orang menghadiri acara itu dan siap melawan rasisme di daerah tempat tinggal mereka tersebut.

Namun demikian, sikap permusuhan dan ancaman tidak juga kunjung berhenti dan bahkan semakin menjadi.

Asomugha dijadwalkan akan meninggalkan paroki tempat tugasnya pada hari Senin besok, tetapi tugas barunya belum diungkapkan oleh Keuskupan Speyer.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gerejaJermannigeriapastorrasis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kelompok HAM Minta Malaysia Tidak Tolak Kapal Pengungsi Rohingya
Tulisan selanjutnya bom demonstrasi pro-palestina Pakistan Beri Kelonggaran Shalat di Masjid selama Bulan Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?