Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Peternakan Cerpelai Belanda Dikarantina Setelah Hewannya Terjangkit Coronavirus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 April 2020 15:37 3:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 April 2020 15:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dua peternakan cerpelai di Belanda dikarantina setelah sejumlah hewannya ditemukan terinfeksi coronavirus jenis baru penyebab Covid-19, kata Kementerian Pertanian hari Ahad (24/4/2020), mendesak agar warga melaporkan apabila menemukan kasus serupa pada hewan.

Cerpelai itu, yang dites setelah menunjukkan gejala kesulitan bernapas, diyakini tertular oleh pekerja yang terjangkit virus tersebut, kata Kementerian dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Reuters.

Kemungkinan mereka akan menularkan lebih jauh virus itu kepada manusia atau hewan lain di peternakan “minimal”, kata Kementerian mengutip masukan dari otoritas kesehatan nasional.

Namun, pergerakan mamalia mirip hewan pengerat itu dan kotorannya dilarang, dan kementerian mengatakan akan mengkaji kasus itu dengan seksama, termasuk memeriksa udara dan tanah di lokasi. Orang-orang diminta tidak memasuki radius 400 meter dari peternakan tersebut.

Kasus itu merupakan yang pertama dilaporkan terjadi pada hewan di Belanda. Sebelumnya, di sejumlah negara lain juga ditemukan pada hewan peliharaan dan hewan di kebun binatang setelah menyebar di kalangan manusia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dua kota kecil di mana peternakan itu berada, Germert-Bakel dan Laarbek, terletak di wilayah Provinsi Noord Brabant di selatan Belanda, yang mengalami wabah coronavirus paling parah.

Cerpelai dibudidayakan untuk diambil bulunya, yang dijual ke China, Korea, Yunani dan Turki. Setelah mendapat tekanan dari kelompok-kelompok pembela hak binatang, pemerintah Belanda melarang pendirian peternakan cerpelai baru pada tahun 2013 dan peternakan yang ada saat ini harus ditutup pada 2024.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan kelelawar di China, di mana wabah Covid-19 pertama kali muncul akhir tahun lalu, sepertinya merupakan pembawa bibit penyakit mematikan itu dan hewan perantaranya yang menularkan virus ke manusia belum diketahui.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya SAR Hidayatullah Papua Kembali Bagikan Masker di Mimika
Tulisan selanjutnya Ramadhan Bulan Pembelaan Terhadap Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?