Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bau Busuk, Pemulasaraan Jenazah di New York Simpan Puluhan Mayat Dalam Truk

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Mei 2020 19:48 7:48 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Mei 2020 19:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Puluhan mayat ditemukan disimpan dalam sebuah truk yang bergerak di New York, kata pihak berwenang, setelah pengguna jalan mencium bau busuk.

Andrew T Cleckney Funeral Home di Brooklyn menyewa beberapa truk dan menyimpan sekitar 50 mayat di dalamnya disertai es sebagai pendingin.

Seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya dikutip New York Times mengatakan freezer di rumah pemulasaran jenazah itu tidak berfungsi.

Polisi lantas dipanggil ke lokasi dan memasang garis polisi di sana. Tidak lama kemudian sebuah truk datang ke tempat itu.

Para pekerja berseragam APD kemudian terlihat memindahkan mayat-mayat. Tidak jelas apakah jasa-jasad itu korban wabah Covid-19. Namun, petugas terkait dan rumah pemulasaran jenazah belakangan ini kewalahan dengan banyak orang yang wafat di New York, negara bagian di Amerika Serikat yang paling parah terjangkit coronavirus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di wilayah New York City saja lebih dari 18.000 orang meninggal dunia akibat coronavirus, menurut data Johns Hopkins University. Secara keseluruhan di Amerika Serikat sampai saat ini sudah lebih dari 1 juta orang terkonfirmasi terjangkit virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19. Angka itu jauh melebihi jumlah kasus di negara-negara lain.

“Mereka menyimpan mayat di dalam sejumlah truk dan van,” kata pemilik bangunan di samping rumah pemulasaran jenazah itu kepada New York Times seperti dilansir BBC Kamis (30/4/2020). “Mayat-mayat ditumpuk satu dengan lainnya dalam kantong-kantong mayat… semua [kendaraan] itu penuh.”

Eric Adams, kepala daerah Brooklyn (salah satu borough ternama yang berada di dalam wilayah metropolitan New York City), pergi meninjau rumah pemulasaran itu setelah mendapat keluhan dari warga.

“Sementara situasinya masih dalam penyelidikan, kita tidak bisa membiarkan keadaannya seperti sekarang ini, di mana truk-truk berjajar di pinggir jalan penuh berisi mayat,” kata Adams kepada koran New York Daily News.

Adams mengatakan pihaknya mendapat laporan dari “orang-orang yang berjalan melintas dan melihat ada kebocoran dan mencium bau busuk dari truk.”

Menurut hukum yang berlaku di sana, rumah pemulasaran berkewajiban menyimpan mayat di tempat aman guna mencegah infeksi sampai dikuburkan atau dikremasi.

Penyimpanan mayat dalam truk berpendingin ruangan bukan hal aneh di New York selama wabah Covid-19 sekarang ini. Sejumlah rumah sakit yang tidak dapat menampung jasad di kamar mayatnya juga memasukkan pasien-pasien tidak bernyawa mereka ke dalam truk dengan bantuan forklift.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan Produktif, Baitul Wakaf Bantu Petani Terdampak Pandemi
Tulisan selanjutnya PM Rusia Mishustin Terjangkit Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?