Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Cangkok Payudara Bocor Timbulkan Kekhawatiran di Prancis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Desember 2011 20:02 8:02 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Desember 2011 20:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pihak berwenang Prancis akan meminta sekitar 30.000 perempuan yang kemungkinan memiliki cangkok payudara bermasalah untuk melepaskannya, lapor media Prancis.

Surat khabar Liberation melaporkan ada dugaan payudara silikon dari Poly Implant Prothese (PIP) berpotensi menimbulkan risiko kesehatan.

“Kita harus melepas semua cangkok payudara ini,” kata Dr Laurent Lantieri, ahli bedah plastik yang duduk di komite khusus menangangi kasus ini.

“Kita menghadapi krisis kesehatan yang terkait dengan penipuan,” tambahnya kepada surat kabar Liberation.

Tahun lalu Poly Implant Prothese didapati telah menggunakan gel silokon tidak sah yang menyebabkan kebocoran. Tingkat kebocoran pada cangkok payudara PIP tercatat tinggi.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Menyusul penemuan kasus-kasus kebocoran, pemerintah Prancis membentuk komisi khusus untuk mengkaji masalah tersebut.

Juru bicara pemerintah Valerie Pecresse mengatakan kepada televisi Prancis bahwa pemerintah akan mengumumkan rencana aksi pekan ini.

“Semua perempuan yang pernah menjalani cangkok payudara produk PIP harus segera berkonsultasi dengan ahli bedah mereka,” kata Pecresse.

Penyelidikan yang dilakukan oleh Masyarakat Ahli Bedah Plastik Prancis tahun lalu menemukan bahwa cangkok payudara PIP mempunyai tingkat kebocoran lebih tinggi dibandingkan cangkok-cangkok lain.

Selain itu mereka juga menemukan bahwa silikon yang digunakan pada cangkok tersebut seharusnya tidak digunakan untuk keperluan medis.

Tahun lalu PIP mengalami kesulitan keuangan dan pada tahun yang sama pihak berwenang juga melarang penggunaan cangkok PIP.

Kepolisian Prancis telah menerima sekitar 2.000 pengaduan dari para perempuan yang mempunyai cangkok payudara. Menurut kantor berita AFP, kepolisian juga melakukan penyelidikan terhadap perusahaan.

Sejak ditemukan kerusakan, sebanyak 523 cangkok payudara telah dilepas, lapor surat kabar Le Monde.

Sejauh ini terdapat delapan kasus kanker ditemukan pada pasien yang menjalani cangkok payudara PIP. Direktur Jenderal Kesehatan Prancis Jean-Yves Grall mengatakan pasien kesembilan meninggal dunia tahun lalu.

Grall mengatakan semua biaya untuk melepaskan cangkok payudara akan diganti namun belum jelas apakah penggantian biaya cukup mencakup biaya cangkok baru.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya SSP Kenalkan Palestina ke Siswa-Siswi SD
Tulisan selanjutnya Bedah Buku “Empat Kuliah Agama Islam” Karya Dr. H.M. Rasjidi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?