Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

WHO: Coronavirus Bisa Membunuh 190.000 Orang Afrika Dalam Setahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Mei 2020 20:14 8:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Mei 2020 20:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebanyak 190.000 orang di Benua Afrika bisa kehilangan nyawa pada tahun pertama pandemi coronavirus penyebab Covid-19 apabila upaya penanggulangannya gagal, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Hasil studi menunjukkan bahwa antara 29 juta dan 44 juta orang di Afrika bisa terinfeksi coronavirus pada tahun pertama wabah. Antara 83.000 dan 190.000 orang bisa terenggut nyawanya akiba Covid-19 pada masa itu.

Hasil riset terbaru juga memperkirakan penyakit yang disebabkan virus MERS-CoV-2 ini masih akan menyebar selama beberapa tahun ke depan. Sepertinya virus itu akan berlaku seperti “bara dalam sekam” di sejumlah titik panas penyebaran penyakit, menurut pimpinan WHO Afrika Matshidiso Moeti.

Pola penularan yang tidak merata dan cenderung lambat tersebut menjadikan Afrika agak berbeda dengan kawasan-kawasan lain, kata pakar-pakar WHO.

Faktor lain yang perlu diperhatikan juga antara lain populasi kawasan itu yang relatif lebih muda, yang diuntungkan dari pengontrolan penyakit menular seperti HIV dan tuberkulosis, serta tingkat kematian yang tergolong rendah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Estimasi dibuat berdasarkan model prediksi dan fokus di 47 negara Afrika anggota WHO yang apabila dijumlahkan penduduknya mencapai sekitar 1 miliar, tidak termasuk Mesir, Libya, Tunisia, Maroko,Eritrea, Sudan, Somalia dan Djibouti.

Peringatan WHO itu dirilis ketika negara terpadat penduduknya di Afrika, Nigeria, serta Afrika Selatan dan Pantai Gading mulai melonggarkan sebagian kebijakan lockdown mereka.

Di seluruh penjuru benua itu lebih dari 2.000 kasus kematian coronavirus sudah tercatat oleh otoritas penanggulangan penyakit di Afrika Centre for Disease Control. Sebagai perbandingan, di bagian barat benua Eropa jumlah kematian Covid-19 sudah mencapai 140.000.

Kasus coronavirus dilaporkan terjadi di setiap negara Afrika kecuali Lesotho.

Afrika Selatan memiliki jumlah kasus infeksi terbanyak yaitu lebih dari 8.200 dengan kematian 160 kematian, sementara Aljazair mencatat kematian terbanyak yaitu 483.

“Covid-19 bisa tetap berada dalam kehidupan kita sampai beberapa tahun mendatang kecuali pendekatan proaktif diambil oleh banyak pemerintah di kawasan itu,” kata Dr.Moeti,pimpinan WHO Afrika dalam sebuah pernyataan seperti dikutip BBC Jumat (8/5/2020).

“Kita perlu melakukan tes, melacak, mengisolasi dan mengobati,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrikacoronaviruscovid-19WHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dar Al Ifta: Teriakan Jumat 15 Ramadhan Haditsnya Palsu, Digunakan untuk Menakuti Manusia
Tulisan selanjutnya Pemerintah: Butuh Puluhan Triliun Rupiah untuk Penyaluran Vaksin Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?