Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Wawancara

Bincang-bincang dengan Imam Masjidil Aqsha [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Mei 2020 15:57 3:57 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Mei 2020 15:35
Bagikan
Syaikh Dr Ikrimah Said Shabri, MA, Imam dan Khatib Masjidil-Aqsha, Palestina (Pam/hidayatullah.com)
Bagikan

Hidayatullah.com | “PERJUANGAN membebaskan Baitul-Maqdis tidak boleh berhenti hingga kawasan itu benar-benar merdeka. Seluruh umat Islam harus ikut andil di dalamnya. Baitul-Maqdis dan Masjidil-Aqsha bukan hanya milik orang Palestina, tapi milik umat Islam seluruh dunia!”

Gaya bicaranya tenang, namun menyimpan semangat menyala-nyala. Di usianya yang sudah mencapai 81 tahun, spirit perjuangannya tak pernah menurun. Itulah Syeikh Dr Ikrimah Said Shabri, MA, Imam dan Khatib Masjidil-Aqsha, Palestina.

Petikan kalimat di atas disampaikan Syeikh Ikrimah ketika memotivasi para peneliti dan cendekiawan dalam Simposium Internasional tentang Baitul-Maqdis di Ankara (Turki), Oktober 2019 lalu. Acara yang diselenggarakan oleh IslamicJerusalem Research Academy (ISRA) ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai negara, seperti Turki, Palestina, Mesir, Maroko, Iraq, Libya, Malaysia, Indonesia, dan negara lain.

Perjuangan Baitul-Maqdis telah mendarah daging dalam diri Syaikh Ikrimah. Ia lahir, tumbuh, dan berkembang di Bumi Para Nabi (Palestina) itu. Juga tak pernah absen dalam dinamika perjuangan pembebasan Masjidil-Aqsha.

Dalam pengalaman dan kesaksian selama lebih dari delapan dasawarsa usianya kini, apa saja hal yang mengesankannya? Apa pula pesannya kepada para aktivis yang konsen dalam perjuangan Baitul-Maqdis?

Baca Juga

Pengamat Politik Internasional UI Sofwan Al-Banna Menampik Adanya Hubungan Kuat Hamas dengan Syiah
Kisah Hafizh Belajar Menghafal Qur’an: “Pahitnya” Bambu, Manisnya Pisang Goreng [2]
Kisah Hafizh Belajar Menghafal: Al-Qur’an Dieja Pakai Bahasa Latin [1]
Sinyo Egie, Pendiri Peduli Sahabat:  Pelaku LGBT Harus Punya Niat dan Keinginan Sembuh
Kisah Ustadz Hasan Ibrahim Bergabung Hidayatullah: Masuk Hutan, Batalkan Kuliah Madinah

Wartawan Hidayatullah.com  Pambudi Utomo dan peneliti Institut al-Aqsha untuk Riset Perdamaian (ISA) Faris Irfanuddin merangkum penjelasan ulama lulusan Universitas al-Azhar Kairo ini untuk Anda.

Tulisan ini diolah dari wawancara khusus di sela-sela acara simposium, ditambah dengan petikan sambutan dan dialog Syaikh Ikrimah bersama para peneliti dan cendekiawan di sebuah kafe kopi di dekat Universitas Sains Sosial Ankara (ASBU). Cuaca di Ankara malam itu memasuki musim dingin, namun perbincangan dengan Syaikh Ikrimah terasa hangat.

Selamat membaca.

Bagaimana kabar terkini di Baitul-Maqdis?

Ada tiga istilah yang jika salah satu disebutkan maka mewakili dua yang lain, yaitu Palestina, Baitul-Maqdis dan al-Aqsha. Jika disebut Palestina, maka Baitul-Maqdis dan al-Aqsha masuk di dalamnya.

Hingga saat ini masih banyak terjadi penangkapan dan pembunuhan terhadap kaum Muslimin. Meskipun demikian, jumlah pejuang pembela Baitul-Maqdis di garis depan tidak akan berkurang, bahkan akan terus bertambah. Ini karena barakah dari Baitul-Maqdis.

Sebagai gambaran, pada tahun 1997, jumlah populasi di kota Baitul-Maqdis 70 ribu orang. Atas izin Allah SWT, hari ini jumlahnya mencapai 350 ribu orang alias bertambah 5 kali lipat.

Bagi kami, ribath (berjaga-jaga) di Masjidil-Aqsha adalah bagian dari membela aqidah. Oleh karena itu, para Murabithin dan Murabithat bersumpah akan terus menjaga Masjidil-Aqsha.

Istilah ribath adalah istilah jihad. Istilah ini tidak perlu diterjemahkan ke dalam bahasa apapun. Sama seperti istilah murabith dan murabithat, tidak perlu diterjemahkan.

Apa tantangan bagi para pejuang Baitul-Maqdis?

Di hadapan kita ada tantangan besar, yaitu tantangan untuk menghadapi riwayat-riwayat (buatan) “Israel”, Yahudi atau Zionis. Semua itu rekayasa dan tidak sesuai fakta, namun dikemas sedemikian rupa sehingga banyak dari masyarakat yang membenarkan riwayat-riwayat palsu itu. Mereka tertipu.

Penipuan itu terus-menerus dipromosikan sampai mempengaruhi sebagian besar negara-negara Arab. Oleh karena itu, kita sangat perlu untuk memperkuat riwayat-riwayat yang bersumber dari khazanah Islam melalui para peneliti dan cendekiawan. Selanjutnya kita sebarluaskan seluas mungkin melalui media massa dengan beragam bahasa.

Kita berada di atas kebenaran, dan riwayat-riwayat kita pasti benarnya. Namun, kita membutuhkan pembela dan relawan yang andal dan kuat, yang mampu menyebarluaskan kebenaran ini kepada seluruh dunia. Oleh karena itu, kegiatan keilmuan seperti muktamar, simposium, dan sebagainya sangat berperan sebagai penguat riwayat-riwayat itu.

Apa pesan Anda bagi para pejuang Baitul-Maqdis?

Perjuangan membebaskan Baitul-Maqdis tidak boleh berhenti hingga kawasan itu benar-benar merdeka. Seluruh umat Islam harus ikut andil di dalamnya. Baitul-Maqdis dan Masjidil-Aqsha bukan hanya milik orang Palestina, tapi milik umat Islam seluruh dunia.

Bergeraklah dengan penuh sukarela. Hal ini akan membuat kita dapat menikmati aktivitas yang kita lakukan, lebih daripada para pekerja formal. Dan kita harus memperbanyak kerja sukarelawan, karena agama Islam hakikatnya dibangun di atas kerelawanan. Dalam urusan dakwah, jihad, dan memakmurkan masjid, semua dibangun di atas kerelawanan.

Dahulu di pedesaan di Palestina ada tradisi baik, yaitu ketika siapapun akan menikah atau membangun rumah, maka seluruh warga akan membantu. Kita perlu menghidupkan kembali ruh kerelawanan di jantung umat Islam.* (Bersambung)

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisImam Masjid Al-AqshapalestinaSyeikh Dr Ikrimah Said Shabri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahathir: Pecat Saya Sesuai Konstitusi Partai
Tulisan selanjutnya Perdagangan Narkoba di Asia Pasifik Berjaya Selama Pandemi Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Wawancara

Pakar Anti Feminisme Dr Norsaleha Mohd Salleh: Liberalisme dan Feminisme Itu Satu Paket

24 Juli 2021 17:03
baitul maqdis
Wawancara

Dr. Khalid el-Awaisi: “Kini Banyak Orang Islam Berhati Zionis”

11 Juni 2021 09:55
Masjid Al-Aqsha
Wawancara

Akademisi Gaza: “Dihujani Berton-ton Bom, Kami akan Tetap Bersandar pada Allah untuk Perjuangkan Masjid Al-Aqsha”

22 Mei 2021 10:45
Wawancara

Ahmad Sarwat: Salafi Termasuk Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah

15 April 2021 11:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?