Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Negara Semiskin Rwanda Punya 5 Robot Bantu Tangani Pasien Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Mei 2020 14:06 2:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Mei 2020 14:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lima robot humanoid telah didatangkan ke Rwanda di mana mereka akan membantu pemeriksaan coronavirus, mengirimkan makanan dan obat kepada pasien, serta bertindak sebagai tautan video-conferencing antara pasien dan dokter.

Masing-masing robot diberi nama khas Rwanda, Akazuba, Ikizere, Mwiza, Ngabo dan Urumuri, lansir BBC Rabu (20/5/2020).

Menurut Menteri Kesehatan Daniel Ngamije, tujuan utama penggunaan robot itu adalah mengurangi interaksi tenaga medis dengan pasien yang terpapar Covid-19 sehingga meredam potensi penularan.

“Kami membutuhkan robot-robot tambahan untuk tugas lain seperti disinfeksi tempat-tempat umum dan kami sedang berusaha untuk mendapatkannya,” imbuh Ngamije.

Robot-robot itu dibuat oleh sebuah perusahaan yang berbasis di Belgia. Kementerian Kesehatan Rwanda mengatakan setiap unit robot mampu melakukan beberapa pekerjaan antara lain screening 50-150 pasien per menit, merekam dan menyimpan data medis pasien, memberitahukan tenaga medis tentang kejanggalan yang terjadi, memperingatkan orang yang tidak mengenakan masker atau menggunakannya secara tidak benar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Rwanda memiliki dua fasilitas perawatan Covid-19, satu terletak di pinggiran ibu kota Kigali, dan satunya berada di kota Nyamata di wilayah bagian tenggara.

Kementerian kesehatan mengatakan terdapat 297 kasus infeksi coronavirus terkonfirmasi di negara itu, 203 pasien sembuh dan tidak ada pasien meninggal dunia.

Data Bank Dunia yang diperbarui April 2020 menyebutkan bahwa Rwanda, negara kecil di kawasan Afrika Timur yang tidak memiliki garis pantai, memiliki populasi 12,5 juta jiwa (2018). Sebelum ada wabah coronavirus negara itu sedang mengalami peningkatan di bidang ekonomi. Negara yang selama puluhan tahun mengalami konflik bersenjata dan kriminalitas bersenjata itu antara tahun 2001 dan 2014 sempat mengalami perbaikan kesejahteraan dengan berkurangnya angka kemiskinan nasional dari 59% dari populasi menjadi 39%. Namun, kondisinya stagnan antara tahun 2014 dan 2017, dan negara itu masih jauh lebih miskin dibandingkan dengan negara tetangganya yang lebih luas Republik Demokratik Kongo yang juga masih diliputi konflik bersenjata. *

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19humanoidrobotRwanda
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMH Panen Padi 1 Hektare, ditaksir 4 Ton Beras untuk Pesantren
Tulisan selanjutnya Meraih Keberkahan Maksimal di Akhir Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?