Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rezim Myanmar Klaim telah Kirim Laporan ke Mahkamah Internasional Soal Genosida

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 Mei 2020 12:12 12:12 pm
Ahmad
Dipublikasikan 25 Mei 2020 12:08
Bagikan
Lebih dari 200.000 pengungsi Rohingya berkumpul di kamp pengungsi Kutupalong di Cox's Bazar untuk menandai ulang tahun kedua penganiayaan mematikan mereka di Myanmar dan eksodus mereka ke Bangladesh. (ucanews.com foto)
Bagikan

Hidayatullah.com-Rezim Myanmar mengklaim, bahwa pada Sabtu (23/5/2020) kemarin, telah menyerahkan sebuah laporan kepada Mahkamah Internasional (ICJ).

“Kami mengirimkannya kepada ICJ hari ini (Sabtu),” kata salah seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Myanmar kepada Anadolu Agency, seperti dikutip Hidayatullah.com, Senin (25/5/2020).

Laporan ini merupakan salah satu tugas wajib Myanmar setelah ICJ memberikan putusan atas gugatan yang diajukan Gambia terkait kasus genosida terhadap etnis Rohingya.

Pejabat yang meminta identitasnya dirahasiakan itu menjelaskan, laporan tersebut berisi mengenai tiga arahan langsung dari kantor kepresidenan Myanmar pada April, sebagai respon atas perintah ICJ.

“Yang saya ketahui adalah laporan itu berisikan apa saja yang sudah dan sedang kami lakukan terkait 3 arahan tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, ICJ memerintahkan rezim Myanmar supaya tidak menghilangkan maupun menghancurkan bukti-bukti terjadinya genosida. Termasuk untuk mencegah pihak manapun melakukan kejahatan genoside tersebut, sekaligus mencegah adanya ujaran kebencian terhadap etnis Rohingya.

Warga Rohingya disebut oleh PBB sebagai etnis yang paling teraniaya di dunia.

Menurut Amnesti Internasional, lebih dari 750 ribu warga Rohingya (sebagian besar merupakan kaum perempuan dan anak-anak) menyelamatkan diri ke Bangladesh setelah serdadu Myanmar menyerang mereka secara membabi buta pada Agustus 2017 silam.

Kini di Bangladesh, diperkirakan ada 1,2 juta lebih pengungsi Rohingya yang lari dari penganiayaan di Myanmar.

Berdasar laporan Ontario International Development Agency (OIDA), sejak 25 Agustus 2017, hampir sekitar 24.000 nyawa melayang akibat pembantaian yang dilakukan oleh serdadu Myanmar.

Disebutkan dalam laporan berjudul “Forced Migration of Rohingya: The Untold Experience” itu, ada lebih dari 34.000 orang Rohingya yang dibakar hidup-hidup oleh junta militer Myanmar. Sementara 114.000 orang lainnya mengalami berbagai bentuk penyiksaan.

Tak kurang dari 18.000 wanita maupun anak-anak perempuan Rohingya telah menjadi korban pemerkosaan serdadu Myanmar. Sedangkan 113.000 rumah milik warga Rohingya dirusak, bahkan 113.000 lainnya dibumihanguskan.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosidamyanmarRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sidang Perdana Kasus Korupsi PM ‘Israel’ Netanyahu Dimulai
Tulisan selanjutnya Kanoute Kumpulkan 11,5 M untuk Bangun Masjid Pertama Seville

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?