Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Coronavirus Diperkirakan Kembali Bulan Juli, Tentara Jepang Tertahan di Djibouti

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Juni 2020 13:54 1:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Juni 2020 13:54
Bagikan
Kapal perang Jepang.
Bagikan

Hidayatullah.com—Satu unit maritim Pasukan Bela Diri Jepang tertahan tidak bisa pulang di Djibouti sekitar 3 bulan, karena Covid-19 diperkirakan akan kembali mewabah awal bulan Juli di Jepang, kata sejumlah sumber. 

Unit patroli udara P-3C militer Jepang itu sedang dalam misi antibajak laut di lepas pantai Somalia dan juga mengumpulkan informasi intelijen di perairan Timur Tengah sejak Januari, lapor Asahi Shimbun Senin (8/6/2020).

Mereka akan dikembalikan ke Jepang setelah satu unit baru, yang terdiri dari sekitar 60 personel, tiba paling cepat pertengahan Juni untuk mengambil alih tugas-tugasnya. Di Jepang, mereka akan menjalani karantina selama dua pekan sebelum pulang ke rumah masing-masing.

Keputusan itu diambil setelah Jepang mencapai kesepakatan dengan pemerintah Djibouti, yang sedang memberlakukan larangan masuk orang asing guna mencegah penularan Covid-19, tentang rotasi personel militer tersebut, kata sejumlah sumber.

Rotasi personal unit maritim pasukan Jepang itu sebenarnya rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali. Namun, unit yang sekarang ini sudah bertugas sekitar setengah tahun karena unit penggantinya belum dapat memasuki Djibouti disebabkan adanya pembatasan tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dua pesawat yang dipakai unit itu, yang sudah mencapai batas waktu perawatan rutin, sudah diganti pada akhir bulan April.

Anggota unit baru, terdiri dari sekitar 60 personel, nanti setibanya di negara Afrika itu juga diharuskan menjalani karantina 2 minggu terlebih dahulu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19DjiboutiJepangmiliterpasukan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tagihan Listrik Melonjak, PKS: PLN Mengecewakan!
Tulisan selanjutnya Korea Utara Putus Semua Jalur Komunikasi dengan Selatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Berita
28 Agustus 2026 09:48
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?