Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menolak Pakai Masker Penumpang Maskapai Penerbangan Amerika Serikat akan Dilarang Terbang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Juni 2020 10:21 10:21 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Juni 2020 10:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para penumpang yang terbang dengan maskapai penerbangan Amerika Serikat yang menolak untuk mengenakan masker di masa wabah coronavirus sekarang ini dapat dibatalkan keberangkatannya, kata kelompok lobi utama industri itu hari Senin (15/6/2020).

Maskapai-maskapai penerbangan besar AS dimungkinkan melarang orang yang tidak mengenakan masker naik ke pesawat dan memberikan penutup muka itu kepada mereka yang tidak memilikinya. Akan tetapi, begitu penumpang sudah masuk di kabin, pramugrari/ra tidak memiliki kekuasaan untuk memaksa apabila penumpang melepas maskernya.

Kelompok lobi Airlines for America dalam sebuah pernyataan mengatakan perusahaan penerbangan yang akan memberlakukan kebijakan itu meliputi Alaska Airlines, American Airlines, Delta Air Lines, Hawaiian Airlines, JetBlue Airways, Southwest Airlines dan United Airlines.

Mereka akan menginformasikan kepada penumpang tentang kebijakan masing-masing maskapai terkait penggunaan masker sebelum terbang, diikuti penjelasan rinci di dalam kabin, kata pernyataan itu seperti dilansir Reuters.

Setiap maskapai menyusun aturannya sendiri dan konsekuensi apa yang akan diterima penumpang yang tidak mematuhinya. Konsekuensi terberat nama penumpang dimasukkan dalam daftar larangan terbang maskapai yang bersangkutan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pihak maskapai akan membuat sejumlah pengecualian, termasuk kapan waktunya penumpang diperbolehkan untuk makan/minum.

Pekan lalu, United Airlines mengatakan bahwa sebelum terbang penumpangnya harus menyetujui aturan tentang masker. Apabila penumpang tidak mengikuti aturan yang ditetapkannya di dalam kabin mulai 18 Juni, maka itu akan dimasukkan dalam daftar penumpang yang dilarang terbang dengan maskapainya selama kurun waktu tertentu.

Pemerintah Amerika Serikat sendiri sampai saat ini belum memberikan mandat kepada maskapai penerbangan untuk membuat aturan berkaitan dengan keselamatan penerbangan di masa pandemi Covid-19, meskipun sudah didesak berulang kali oleh serikat pekerja dan industri aviasi.

Pimpinan Federal Aviation Administration Stephen Dickson dijadwalkan akan menghadiri rapat dengan Senat AS perihal aturan masker tersebut pada hari Rabu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatcoronaviruscovid-19maskapai penerbanganmaskerwabah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPR Segera Bahas RUU Ciptaker pada Pembicaraan Tingkat I
Tulisan selanjutnya RUU HIP: Pancasila atau Negara Islam?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?