Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Dari Sejarah, Kita Yakin Rasulullah Benar!

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Agustus 2020 14:58 2:58 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Agustus 2020 14:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | SEJARAH mencatat, Rasulullah ﷺ lahir dari kaum yang tak banyak mengetahui sejarah umat terdahulu, termasuk para Nabi dan Rasul sebelumnya. Di sisi lain, Rasulullah ﷺ adalah lelaki yang ummi, artinya tidak pandai membaca dan menulis.

Namun, Rasulullah ﷺ bisa menceritakan sejarah dengan amat detil, bahkan sesuatu yang belum pernah didengar oleh kaumnya. Lantas, dari mana Rasulullah ﷺ tahu banyak tentang kisah umat terdahulu? Dari mana lagi kalau bukan dari wahyu Ilahi, yang sebagian ditulis dalam al-Qur’an, sedang sebagian lagi dalam Hadits.

Kisah tentang Maryam, misalnya. Rasulullah ﷺ mengetahui bahwa Maryam diasuh lewat pengundian pena-pena yang biasa dipakai untuk menulis Kitab Taurat. Tentang kisah Maryam ini, Allah Ta’ala berfirman

ذَٰلِكَ مِنْ أَنۢبَآءِ ٱلْغَيْبِ نُوحِيهِ إِلَيْكَ ۚ وَمَا كُنتَ لَدَيْهِمْ إِذْ يُلْقُونَ أَقْلَٰمَهُمْ أَيُّهُمْ يَكْفُلُ مَرْيَمَ وَمَا كُنتَ لَدَيْهِمْ إِذْ يَخْتَصِمُونَ

“Itulah sebagian dari berita-berita ghaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), padahal engkau tidak bersama mereka ketika mereka melemparkan pena mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan engkau pun tidak bersama mereka ketika mereka bertengkar,” (Ali Imran [3]: 44)

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Kisah lain adalah tentang Nabi Nuh AS. Rasulullah ﷺ menceritakan bagaimana Nabi Nuh diperintahkan untuk membuat sebuah kapal dan mengajak kaumnya untuk naik ke dalamnya. Juga tentang dialog Nabi Nuh AS kepada putranya ketika air bah mulai naik. Sang putra enggan ikut berlayar bersama ayahnya, sedang sang ayah terus berusaha membujuk putranya.

Dialog memilukan ini mampu diceritakan oleh Rasulullah ﷺ dengan sangat baik sebagaimana tertulis dalam al-Qur’an surat Hud [11] ayat 36 sampai 49. Dalam penutup rangkaian ayat tersebut, Allah Ta’ala berfirman:

تِلْكَ مِنْ أَنۢبَآءِ ٱلْغَيْبِ نُوحِيهَآ إِلَيْكَ ۖ مَا كُنتَ تَعْلَمُهَآ أَنتَ وَلَا قَوْمُكَ مِن قَبْلِ هَٰذَا ۖ فَٱصْبِرْ ۖ إِنَّ ٱلْعَٰقِبَةَ لِلْمُتَّقِينَ

“Itu adalah di antara berita-berita penting tentang yang ghaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak (pula) kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya akhir yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa. (QS: Hud: 49)

Demikian pula kisah tentang Nabi Yusuf AS yang terekam dengan detil lewat satu surat khusus dalam al-Qur’an, yakni Surat Yusuf [12]. Di ayat 102 surat tersebut, Allah Ta’ala berfirman:

ذَٰلِكَ مِنْ أَنۢبَآءِ ٱلْغَيْبِ نُوحِيهِ إِلَيْكَ ۖ وَمَا كُنتَ لَدَيْهِمْ إِذْ أَجْمَعُوٓا۟ أَمْرَهُمْ وَهُمْ يَمْكُرُونَ

“Demikian itu (adalah) di antara berita-berita yang ghaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); padahal kamu tidak berada pada sisi mereka, ketika mereka memutuskan rencananya (untuk memasukkan Yusuf ke dalam sumur) dan mereka sedang mengatur tipu daya.

Cerita yang sama juga diungkap Rasulullah ﷺ tentang Nabi Musa AS, Nabi Ibrahim AS, Nabi Daud AS, atau kisah Kaum Saba’, pemuda Kahfi, Ashabul Ukhdud, atau kisah pasukan bergajah. Semua itu menjadi bukti kebenaran ajaran yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ. Ibnu Katsir dalam tafsir surat Al-Qashash [28] menyatakan bahwa surat ini berkisah tentang Nabi Musa AS dari awal hingga akhir, termasuk perintah pertama Allah Ta’ala kepada Nabi Musa AS. Padahal, Rasulullah ﷺ tidak berada di tempat tersebut ketika peristiwa itu terjadi.

Mengapa Rasulullah ﷺ mampu menceritakannya? Tiada lain, menurut Ibnu Katsir, Allah-lah yang menceritakannya kepada Muhammad ﷺ melalui wahyu-Nya. Ini juga sejalan dengan firman Allah Ta’ala dalam ayat 46 surat tersebut.

“Dan tiadalah kamu berada di dekat Gunung Tur ketika Kami menyeru (Musa).”

Dalam surat Ar-Ra’d [13] ayat 19, Allah Ta’ala menyindir orang-orang yang tetap tidak percaya kepada ajaran yang dibawa Muhammad SAW setelah begitu banyak bukti-bukti yang mereka saksikan:

أَفَمَن يَعْلَمُ أَنَّمَآ أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ ٱلْحَقُّ كَمَنْ هُوَ أَعْمَىٰٓ ۚ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ

“Maka apakah orang yang mengetahui bahwa apa yang diturunkan Tuhan kepadamu adalah kebenaran, sama dengan orang yang buta? Hanya orang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran.”

Semoga kita termasuk orang-orang yang mengimani ajaran Rasulullah ﷺ dan semoga Allah Ta’ala mengukuhkan iman hingga suatu hari kelak ajal menjemput kita. Aamiin. */Mahladi Murni

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ImanKisah SalafNabirasulullahsejarahsirah nabawiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lembaga Kemanusiaan IHH Salurkan Daging Kurban pada 400.000 Pengungsi Suriah
Tulisan selanjutnya Biasa Dipakai Sebagai Pupuk dan Bom, Siapa yang Meledakkan Amonium Nitrat Sebanyak 2.750 Ton di Beirut?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?