Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki, Pakistan dan Al Azhar Mesir Kecam Penerbitan Ulang Karikatur Nabi

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 4 September 2020 09:50 9:50 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 4 September 2020 09:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Beberapa negara dan institusi Muslim pada Rabu mengecam keputusan mingguan satir Prancis Charlie Hebdo untuk mencetak ulang karikatur Nabi Muhammad, dengan Turki mengutuk deklarasi dukungan dari Presiden Prancis Emmanuel Macron terhadap pencetakan ulang sebagai tindakan yang “tidak dapat diterima” seperti yang dilaporkan Al Araby (03/09/2020).

Charlie Hebdo, target pembantaian tahun 2015 oleh orang-orang bersenjata yang berafiliasi dengan ISIS, menandai dimulainya persidangan 14 tersangka dalam serangan itu dengan menerbitkan ulang kartun yang awalnya ditayangkan pada tahun 2006 yang memicu kemarahan di seluruh dunia Muslim.

Turki, negara yang didominasi Muslim tetapi secara resmi sekuler, bersama Pakistan secara resmi mengutuk republikasi karikatur tersebut, dan mengkritik Macron karena membela “kebebasan untuk menghujat” majalah tersebut. “Kami mengutuk keras keputusan majalah Charlie Hebdo untuk menerbitkan kembali karikatur yang tidak menghormati agama kami dan nabi kami,” kata kementerian luar negeri Turki dalam sebuah pernyataan.

“Upaya otoritas Prancis, terutama Presiden Macron, untuk menjelaskan hal ini dalam konteks kebebasan berekspresi, tidak dapat diterima,” kata kementerian tersebut, seraya menambahkan bahwa kartun tersebut “menarget pada nilai-nilai sakral kami”.

Sementara itu, otoritas Muslim tertinggi Mesir, Al-Azhar, mengatakan: “Desakan tindakan kriminal untuk menerbitkan ulang kartun ofensif ini semakin meningkatkan ujaran kebencian dan membakar emosi para penganut agama yang setia.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Al-Azhar, yang juga dianggap sebagai lembaga keagamaan terpenting bagi Muslim Sunni, mengatakan keputusan kontroversial untuk mencetak ulang karikatur itu adalah “provokasi yang tidak dapat dibenarkan terhadap emosi hampir dua miliar Muslim di seluruh dunia”. Kecaman Turki terhadap Macron menambah daftar panjang ketidaksepakatan antara Ankara dan Paris, yang berada di sisi berlawanan dari konflik di Libya dan perselisihan mengenai hak maritim di Mediterania timur.

Dua belas orang, termasuk beberapa kartunis paling terkenal di Prancis, tewas dalam serangan Charlie Hebdo, yang terjadi selama tiga hari pembunuhan besar-besaran di daerah Paris yang merenggut 17 nyawa. Empat belas orang yang dituduh membantu para penyerang bersenjata menyerbu kantor malaha mingguan satir Prancis Charlie Hebdo dan sebuah supermarket Yahudi diadili Rabu, di bawah pengamanan ketat.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al AzharCharlie HebdoKarikatur NabiMesirpenistaan agamaPrancisTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Putri pun Masuk Islam Setelah Mendengarkan Tausiyah Bareng Anak Punk
Tulisan selanjutnya Mahkamah Agung HRS MA: Ketahanan Keluarga Muslim Masih Kuat, Perceraian karena Pandemi Tidak Signifikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Berita
13 Oktober 2026 00:13
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?