Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Abramovich Pemilik Chelsea Sumbangkan Ratusan Juta Dolar untuk Pemukim Ilegal Yahudi

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 23 September 2020 09:38 9:38 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 23 September 2020 09:38
Bagikan
Roman Abramovich saat berkunjung ke Tembok Ratapan dinding sebelah barat kompleks Masjid Al-Aqsha, Al-Quds (Yerusalem).
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemilik klub sepak bola Chelsea, Roman Abramovich, telah mendonasikan hampir $102 juta kepada organisasi pemukim ilegal ‘Israel’ yang menggusur dan mengusir keluarga-keluarga Palestina dari Baitul Maqdis/Yerusalem Timur yang terjajah lapor Middle East Monitor pada Selasa (22/09/2020).

Menurut dokumen yang bocor, dikenal sebagai “File FinCEN,” empat perusahaan milik Abramovich menyumbangkan 100 juta dolar kepada Elad, untuk membeli rumah warga Palestina di Silwan dan memperkuat kehadiran pemukim ilegal di sana.

Meskipun dia kerap kali hadir di acara yang diselenggarakan Elad, keterlibatan pemilik klub bola itu dalam mendukung ‘Israel’ tidak terungkap hingga bocornya laporan bank antara tahun 2000 sampai 2017 yang memuat transaksi keuangan dan kepemilikan perusahaan Abramovich, lapor BBC News Arab.

Dinobatkan sebagai orang terkaya ke-113 di dunia oleh Forbes, Abramovich memiliki kekayaan 12,2 miliar dolar AS dan menjadi warga negara ‘Israel’ pada tahun 2018.

Dalam beberapa tahun terakhir, dia telah membeli setidaknya tiga properti di ‘Israel’ dan menjadi donor tunggal terbesar selama 15 tahun terakhir untuk Elad, yang juga menerima dukungan dari pemerintah Zionis, tambah BBC News Arab.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pekan lalu, pengadilan ‘Israel’ di Yerusalem menggusur dan mengusir keluarga-keluarga Palestina di lingkungan kota suci Silwan untuk memberi jalan bagi pemukim Yahudi ‘Israel’.

Pemiliknya, Aref al-Qara’een, mengklaimnya pada tahun 2015 dan menjualnya secara diam-diam kepada organisasi pemukim Elad pada tahun 2017, yang menyita seluruh bangunan, kecuali satu rumah karena penghuninya adalah “penyewa yang dilindungi”.

Pada bulan Juli, tentara ‘Israel’ mengusir seorang ibu tunggal dan keempat anaknya dari rumah mereka di Silwan untuk diserahkan kepada Elad setelah pertempuran hukum selama 24 tahun antara penduduk Palestina dan organisasi tersebut.

Kegiatan pemukiman di tanah yang diduduki adalah ilegal menurut hukum internasional.

Seorang juru bicara Abramovich mengatakan kepada BBC bahwa dia berkomitmen untuk mendukung masyarakat sipil di ‘Israel’ serta komunitas Yahudi dan selama 20 tahun terakhir telah menyumbangkan lebih dari 500 juta dolar AS untuk perawatan kesehatan dan pendidikan di ‘Israel’ dan komunitas Yahudi di seluruh dunia.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AbramovichBaitul MaqdisChelsea FCisraelpalestinayahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia Desak PBB Melakukan Reformasi dan Perbaikan Karena Banyaknya Perang
Tulisan selanjutnya Sekolah Pemikiran Islam: Konspirasi di Balik Kisah Pilu Sejarah Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?