Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Kata-kata Mampu Tentukan Gerakan Pandangan Orang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 April 2014 18:23 6:23 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 April 2014 18:22
Bagikan
Manusia dilatih oleh bahasa yang kita dengar untuk mengasosiasikan kata-kata abstrak seperti 'matahari' dan 'bahagia' dengan pandangan ke atas,' kata peneliti
Bagikan

Hidayatullah.com–Sadarkah Anda ketika mendengar kata  ‘Bahagia’ tatapan atau perhatian orang cenderung bergeser ke arah atas, sebaliknya ketika mendengar kata ‘Sedih’ pandangan atau tatapan orang cenderung bergerak ke arah bawah. Penelitian yang dilakukan psikolog Australia mengungkapkan apa yang terjadi dibalik kecenderungan tersebut.

Kecenderungan itu ternyata berhubungan dengan seberapa sering kata-kata abstrak seperti ‘bahagia’ dan ‘sedih’ berhubungan dengan kata ‘atas’ atau ‘bawah’ dalam penggunaan bahasa.

Kesimpulan itu disampaikan Dr Stephanie Goodhew dari Sekolah Riset Psikologi Universitas Nasional Australia yang menjadi penulis utama dari sebuah studi baru yang diterbitkan dalam edisi terbaru dari jurnal Psychonomic Bulletin & Review.

“Temuan ini sangat mengejutkan karena ternyata bahasa bisa mempengaruhi sesuatu yang fundamental termasuk kecenderungan ke arah mana kita  melihat, ” kata Goodhew.

Penelitian sebelumnya menyimpulkan kalau manusia itu memetakan sebuah konsep  dalam bentuk ruang.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Misalnya ketika membaca atau mendengar kata ‘bahagia ‘ atau ‘langit’, maka kata itu cenderung mendorong orang untuk menggeser pandangan dan mengarahkan perhatian sedikit ke atas, sementara kata ‘pahit’ atau ‘tanah’ dikaitkan dengan fokus pandangan ke bawah.

Namun penelitian ini belum mampu menjelaskan mengapa konsep-konsep abstrak itu bisa mengalihkan perhatian manusia, maupun mendorong  kecenderungan arah tatapan orang.

“Kami sedang mencari cara bagaimana asosiasi tersebut bisa terjadi pada orang-orang,” kata Goodhew dikutip Radio ABC Ausralia, Sabtu (05/04/2014).

Permainan kata – kata

Goodhew dan rekannya kemudian meneliti gagasan yang menyebutkan manusia mempelajari asosiasi tersebut dari bahasa.

Dalam penelitiannya, Goodhew dan rekannya menggunakan database besar bahasa  yang disebut google Ngram,  untuk mengukur frekuensi terjadinya reaksi ketika kata-kata  berkonsep abstrak itu berdekatan dengan kata-kata ‘atas’ dan ‘bawah’.

Mereka kemudian memilih kelompok kata, setengah terdiri dari kata-kata yang memiliki konsep yang berkaitan dengan kata ‘Atas’ atau ‘up’ dan setengah dari kata-kata itu punya konsep abstrak yang dikaitkan dengan kata ‘bawah’ atau ‘down’.

Kata-kata yang memiliki konsep abstrak yang diasosiasikan dengan ‘bawah’ antara lain lantai, tunda, setan, dan sedih.  Sementara kata-kata yang diasosiasikan dengan ‘atas’  antara lain langit, atap, permen, Tuhan, mimpi dan bahagia.

Di laboratorium para peneliti kemudian meneliti bagaimana kata- kata ini, mampu menggerakan perhatian dari 57 partisipan yang terlihat dan dipelajari melalui layar komputer.

Peneliti mengukur seberapa cepat orang mengidentifikasikan target visual berupa huruf acak yang berkedip yang muncul di atas atau dibawah konsep kata yang ditampilkan.

Mereka menemukan bahwa ketika kata berkonsep abstrak itu muncul dengan kata yang memiliki konsep ruang yakni atas atau bawah  yang terdapat dalam data base riset ini ternyata dapat memprediksikan  sejauh mana itu dapat mengalihkan perhatian partisipan peserta ke atas maupun ke bawah.

“Jika kata ‘langit’ dan ‘atas’ muncul bersamaan umumnya dalam bahasa Inggris maka kata ‘langit’ terlihat lebih mampu mengalihkan perhatian orang daripada kata “atas’” kata Goodhew.

“Hasil ini menunjukkan bahwa pola penggunaan bahasa dapat berperan dalam menjelaskan bagaimana orang-orang mengasosiasikan konsep-konsep abstrak dengan lokasi dalam konsep ruang.”

Menariknya, kata Goodhew, penelitian sebelumnya juga telah menunjukan kalau angka yang lebih kecil lebih berhubungan dengan kata-kata ‘kiri’ dan ‘kemarin’, sedangkan angka yang lebih besar berhubungan dengan kata-kata ‘benar’ dan ‘besok’.

“Ini hanya beberapa temuan saja,” katanya. “Saya yakin aka nada lebih banyak jenis pemetaan yang akan mempengaruhi kita dengan cara yang sangat sistematis.”*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahagia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengurus Ikatan Penulis Santri Aceh Cabang Bireuen Dilantik
Tulisan selanjutnya Putra Indonesia Sabet Juara Dua lomba Hafalan Al-Qur’an di Sudan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?