Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Skotlandia Larang Pukul Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 November 2020 22:02 10:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 November 2020 22:02
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

Hidayatullah.com–Skotlandia menjadi wilayah di Inggris Raya yang memberlakukan larangan memukul anak setelah peraturan baru mulai berlaku.

Perubahan pada undang-undang memberikan anak perlindungan dari aksi penyerangan seperti halnya orang dewasa. Peraturan itu diloloskan parlemen Skotlandia tahun lalu dan mulai berlaku efektif hari Sabtu 7 November 2020.

Skotlandia menjadi negeri ke-58 yang mempidanakan hukuman fisik setelah serangan fisik yang dibenarkan dihapus dari undang-undang Skotlandia.

Skotlandia merupakan bagian dari Kerajaan Inggris yang melakukan hal  tersebut. Wilayah Wales dijadwalkan akan segera mengikuti pada tahun 2022, lapor The Guardian Sabtu (7/11/2020).

John Finnie, politisi Scottish Green, yang mengusulkan perubahan undang-undang itu, mengatakan berharap larangan pemukulan terhadap anak akan dapat membantu mengajarkan kepada mereka bahwa tindakan kekerasan itu tidak dapat diterima.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Larangan memukul anak tersebut juga disambut baik oleh Maree Todd, menteri urusan anak, yang mengatakan pemukulan anak merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan sudah tidak lagi sesuai dengan zaman.

Banyak tokoh dari berbagai kalangan pun menyambut baik aturan baru tersebut, termasuk politisi Liberal Democrat Alex Cole-Hamilton yang mengatakan perubahan terhadap aturan warisan era Victoria itu sudah sejak lama ditunggu.

Namun, larangan pemukulan terhadap anak itu ditentang oleh kelompok Be Reasonable Scotland, yang memperingatkan bahwa undang-undang itu mempidanakan sekalipun tindakan pendisiplinan fisik ringan dan berisiko orangtua menjadi terdakwa karena berusaha mendidik anaknya.

“Mayoritas orang Skotlandia melihatnya sebagai ketidakadilan, bukan sebuah perubahan positif,” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakpemukulanskotlandia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dilarang Ikut Garap 5G di Swedia, Huawei Ajukan Gugatan
Tulisan selanjutnya Amerika Serikat Punya Presiden Baru: Joe Biden

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?