Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Saeb Erekat Wafat karena Covid-19 di RS Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 November 2020 19:05 7:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 November 2020 18:40
Bagikan
Perunding Palestina Saeb Erekat.
Bagikan

Hidayatullah.com–Salah satu tokoh politik terkemuka Palestina, Saeb Erekat, wafat karena Covid-19.

Pria berusia 65 tahun itu meninggal dunia di Hadassah Medical Center di Al-Quds (Yerusalem), lansir BBC Selasa (10/11/2020) mengutip keterangan para pejabat.

Erekat merupakan sekjen Palestine Liberation Organisation (PLO) dan penasihat bagi Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Masa berkabung selama tiga hari diumumkan otoritas Palestina yang memimpin pembicaraan-pembicaraan damai dengan Israel selama dua setengah dekade terakhir itu.

Erekat berperan dalam negosiasi bersejarah  Oslo Accords tahun 1993, yang melahirkan otoritas Palestina dan pemberian pemerintah mandiri terbatas bagi Palestina di wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza untuk pertama kalinya sejak pendudukan Israel di teritori itu pada 1967.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Presiden Abbas mengatakan kematian “saudara dan teman kami tercinta, si pejuang hebat, Dr Saeb Erekat, merupakan kehilangan besar bagi negeri dan rakyat Palestina.”

Erekat mengumumkan dirinya terpapar Covid-19 dan dites positif pada 8 Oktober, tetapi kondisinya memburuk dan dia dipindahkan ke sebuah rumah sakit Israel dari rumahnya di Jericho di Tepi Barat 11 hari kemudian.

Para dokter mengatakan perawatannya merupakan “tantangan besar” sebab dia pernah menjalani transplantasi paru tiga tahun lalu dan sistem imunnya melemah serta mengalami infeksi bakteri, di samping coronavirus.”

Sebelum kematiannya dia dirawat dengan ventilator dan secara medis dibuat koma.

Erekat merupakan pendukung solusi dua negara dalam penyelesaian konflik Palestina-Israel, dan belum lama ini mengecam langkah negara-negara Arab yang melakukan normalisasi hubungan dengan pemerintah Zionis Yahudi tanpa menyertakan syarat tersebut.

Dia menyebut keputusan Uni Emirat Arab pada bulan Agustus yang meresmikan hubungan dengan Israel sebagai “pembunuhan terhadap solusi dua negara.”

Dia juga mengatakan bahwa Amerika Serikat merupakan “bagian dari masalah dan menjadi semakin tidak relevan di Timur Tengah” berkaitan dengan sikap dukungan Washington untuk Israel di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Erekat juga menyerukan sanksi internasional terhadap Israel berkaitan dengan pendudukannya di Tepi Barat, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza, serta menyerukan boikot terhadap perusahaan-perusahaan Israel yang beroperasi di wilayah Palestina yang didudukinya.*

 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19palestinaSaeb erekatwafat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al Irsyad Kota Bandung Memilih Nahkoda Baru
Tulisan selanjutnya Saudi disebut Dapat Informasi Sampah soal Habib Rizieq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?