Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Teror Masjid Christchurch: Laporan Menemukan Selandia Baru Gagal Melindungi Komunitas Muslim

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 9 Desember 2020 14:05 2:05 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 9 Desember 2020 13:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Laporan yang telah lama dinantikan mengenai serangan masjid di Christchurch menyimpulkan bahwa pemerintah Selandia Baru dan badan intelijennya gagal melindungi komunitas Muslim, lapor Middle East Eye (MEE). Laporan Komisi Penyelidikan Kerajaan, bagaimanapun, mencatat bahwa dinas intelijen tidak akan dapat mencegah serangan mematikan itu.

Laporan hampir 800 halaman yang dirilis pada hari Selasa (08/12/2020) mengatakan bahwa dinas intelijen Selandia Baru secara tidak proporsional memprioritaskan memerangi ekstremisme Islam. Laporan juga menemukan badan itu gagal menyelidiki dengan tepat ancaman yang ditimbulkan oleh supremasi kulit putih.

“Tidak ada satu aspek pun dari (informasi yang tersedia untuk pihak berwenang) yang dapat memperingatkan badan-badan sektor publik tentang serangan teroris yang akan datang,” kata laporan itu.

Ia menambahkan bahwa tanda-tanda serangan yang akan segera terjadi “terpisah-pisah” dan sulit digunakan untuk menetapkan tindakan dari otoritas lokal.  Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Arden menyambut baik temuan laporan tersebut dan meminta maaf atas kekurangan pemerintah.

“Meskipun komisi tidak membuat temuan bahwa masalah-masalah ini akan menghentikan serangan, namun ini adalah kegagalan dan, untuk itu, atas nama pemerintah saya minta maaf,” kata Arden setelah publikasi laporan itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Pada akhirnya, laporan setebal 800 halaman ini dapat disaring menjadi satu premis sederhana: Muslim Selandia Baru harus aman. Siapa pun yang menyebut Selandia Baru sebagai rumah, terlepas dari ras, agama, jenis kelamin atau orientasi seksual harus aman.”

Laporan tersebut membutuhkan waktu 18 bulan untuk menyelesaikannya. Laporan berisi wawancara dengan ratusan orang termasuk badan keamanan, pemimpin komunitas Muslim, ahli dan pejabat internasional di Inggris, Norwegia dan Australia.

Sebuah syarat yang ditetapkan oleh komisi adalah untuk melindungi anonimitas orang yang diwawancarai akan disegel selama 30 tahun untuk melindungi keamanan dan kerahasiaan nasional.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UEA dan Mesir Memuji Upaya Saudi Menyelesaikan Krisis Teluk dengan Qatar
Tulisan selanjutnya Serangan Udara Trump di Afghanistan secara Dramatis Meningkatkan Kematian Warga Sipil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?