Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

‘Israel’ Sindir Pakistan Bukan Negara yang Mungkin Miliki Hubungan Dengannya

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 Desember 2020 11:04 11:04 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Desember 2020 11:04
Bagikan
Ofir Akunis
Bagikan

Hidayatullah.com–Pakistan bukan salah satu negara Muslim yang ingin dinormalisasi hubungan dengan ‘Israel’. Demikian pernyataan menteri kabinet penjajah dilansir oleh Al Jazeera.

Sindiran ini disampaikan setelah Pakistan secara tegas tidak tertarik melakukan normalisasi degan ‘Israel’. Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintahan Trump telah menjadi perantara pemulihan hubungan antara ‘Israel’ dan Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Sudan, dan Maroko.

Ofir Akunis, menteri kerja sama regional ‘Israel’, mengklaim kepada Ynet TV pada hari Rabu (23/12/2020) bahwa ada dua negara lagi yang antre untuk menormalisasi hubungan dengan ‘Israel’ sebelum Presiden AS Donald Trump meninggalkan Gedung Putih bulan depan.  Dia juga tidak menyebutkan tetapi mengatakan salah satunya berada di Teluk tetapi bukan Arab Saudi.

Yang lainnya, lebih jauh ke timur, adalah “negara Muslim yang tidak kecil” tapi bukan Pakistan, kata Akunis.

Awal pekan ini, Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi mengatakan Islamabad tidak dapat mengakui ‘Israel’ sampai konflik ‘Israel’-Palestina diselesaikan.  “Saya dengan tegas mempresentasikan sikap Pakistan terhadap ‘Israel’ kepada menteri luar negeri UEA [selama kunjungan ke UEA] bahwa kami tidak akan dan tidak dapat menjalin hubungan dengan ‘Israel’ sampai solusi konkret dan permanen untuk masalah Palestina ditemukan,” kata Qureshi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pernyataan Qureshi datang beberapa hari setelah kunjungannya ke UEA, yang dianggap penting oleh banyak orang di tengah desas-desus bahwa Islamabad diam-diam telah mengirim utusan ke ‘Israel’. Islamabad membantah laporan tersebut, yang muncul terutama di media ‘Israel’.

Menanggapi pertanyaan mengenai laporan tentang dugaan tekanan dari Arab Saudi, UEA dan negara-negara Teluk lainnya untuk pengakuan ‘Israel’, Qureshi mengatakan dia menjelaskan kepada mitranya di UEA tentang “kedalaman emosi dan perasaan yang dimiliki orang Pakistan tentang Palestina dan Kashmir”.

Sementara itu, Indonesia, negara berpenduduk Muslim terbesar, pekan lalu mengatakan tidak akan mengakui ‘Israel’ selama tuntutan kenegaraan Palestina tidak terpenuhi. Malaysia telah mengisyaratkan kebijakan serupa.

Di Dhaka, seorang pejabat kementerian luar negeri mengatakan Bangladesh tidak tertarik untuk menjalin hubungan diplomatik dengan ‘Israel’.  “Posisi kami tetap sama,” katanya kepada kantor berita Reuters.

Oman memuji upaya diplomatik yang ditengahi AS tetapi belum berkomentar tentang prospeknya sendiri untuk menjalin hubungan dengan ‘Israel’.  Palestina, yang negosiasinya dengan ‘Israel’ terhenti pada 2014, takut dikesampingkan oleh proses normalisasi.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelOfir AkunisPakistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Bisa Terima Miliaran Dollar Dari Amerika jika Normalisasi dengan ‘‘Israel’’
Tulisan selanjutnya Dewan Fatwa UEA Keluarkan Fatwa Menyetujui Vaksin Covid-19 bahkan jika Mengandung Gelatin Babi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?