Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Berencana Lanjutkan Pengadilan WNI Tersangka Pelaku Bom Bali

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 Januari 2021 22:57 10:57 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 Januari 2021 22:57
Bagikan
Guanranamo Bay | Hambali
Bagikan

Hidayatullah.com — Setelah penundaan yang tidak dijelaskan, pada Kamis pemerintah AS mengumumkan rencananya untuk melanjutkan pengadilan militer terhadap tiga orang WNI Indonesia yang ditahan di pangkalan AS di Teluk Guantanamo, Kuba. Mereka adalah WNI yang diduga terlibat pemboman di Indonesia pada tahun 2002 dan 2003.

Dilansir Associated Press pada Jumat (22/01/2021), seorang pejabat hukum militer senior menyetujui dakwaan non-kapital yang mencakup konspirasi, pembunuhan dan terorisme untuk ketiga pria tersebut. Mereka  telah ditahan AS selama 17 tahun atas dugaan peran mereka dalam pemboman klub malam Bali pada tahun 2002 dan setahun kemudian di Hotel J.W. Marriott di Jakarta.

Waktu dakwaan, yang telah diajukan di bawah kepimpinan Presiden Donald Trump. Namun hal ini tampaknya bertentangan dengan niat Presiden Joe Biden yang akan menutup penjara Guantanamo.

Jenderal Lloyd Austin, calon yang diajukan Biden untuk menjadi menteri pertahanan, pekan ini menegaskan kembali niatnya untuk menutup Guantanamo ke komite Senat.  “Waktunya di sini sudah jelas, satu hari setelah pelantikan,” kata Korps Marinir Mayor James Valentine.

Jaksa militer mengajukan tuntutan terhadap Encep Nurjaman, seorang warga negara Indonesia yang dikenal sebagai Hambali, dan dua orang lainnya pada Juni 2017.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Berita Baru Perlakuan AS di Penjara Guantanamo

Hambali dituduh berperan sebagai pemimpin Jamaah Islamiyah (JI),  kelompok afiliasi Al-Qaeda di Asia Tenggara. Pentagon mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat tentang kasus itu, bahwa Hambali dituduh bersama Mohammad Nazir Bin Lep dan Mohammad Farik Bin Amin, yang berasal dari Malaysia, merencanakan dan membantu serangan tersebut.

Ketiganya ditangkap di Thailand pada tahun 2003 dan ditahan di tahanan CIA.  Mereka kemudian dibawa ke Guantanamo tiga tahun kemudian.

Bom Bali terjadi bulan Oktober 2002 menewaskan 202 orang, kebanyakan turis asing, termasuk 88 warga Australia. Serangan pada Agustus 2003 di J.W. Hotel Marriott di Jakarta menewaskan 12 orang dan melukai sekitar 150 lainnya.

Pada bulan Desember, kepolisian Indonesia menangkap seorang pria yang diyakini sebagai pemimpin militer jaringan Jamaah Islamiyah (JI).

Baca:  Tahanan Penjara Teluk Guantanamo yang Nasib mereka Disegel oleh Ciutan Twitter Trump [1]

Kasus Guantanamo yang paling menonjol,  melibatkan lima orang yang didakwa dalam serangan Gedung WTC, 11 September 2001, telah terjebak dalam fase pra-peradilan sejak dakwaan mereka pada Mei 2012. Belum ada tanggal untuk pengadilan hukuman mati yang telah ditetapkan.

Amerika menahan 40 orang di Guantanamo. Presiden Barack Obama berusaha menutup pusat penahanan, memindahkan para tahanan ke fasilitas di Amerika Serikat dan memindahkan pengadilan militer ke pengadilan sipil.

Obama mengurangi populasi tahanan tetapi upayanya untuk menutup Guantanamo diblokir oleh Kongres.  Presiden Baru AS, Joe Biden mengatakan dia lebih suka menutup pusat penahanan itu tetapi belum mengungkapkan rencananya untuk fasilitas tersebut.

Dalam kesaksian tertulis kepada Senat, Austin mengatakan dia akan bekerja dengan orang lain di pemerintahan untuk mengembangkan “jalan ke depan” menuju penutupan.  “Saya yakin sudah waktunya fasilitas penahanan di Guantanamo menutup pintunya,” katanya.

Sejumlah aktivis HAM menuntut penutupan penjara Guantanamo Bay di pangkalan AS di Kuba yang dikenal tidak manusiawi. Tahun ini, penjara itu genap beroperasi hampir 20 tahun.

Baca:  Trump Teken Surat Perintah Penjara Guantanamo Tetap Dibuka

Aliya Hana dari Center for Constitutional Rights (CCR) mengatakan Gitmo adalah tempat yang “keji dan gelap” serta dirancang untuk mengasingkan para tahanan dari dunia luar.  Menurut Aliya,  Presiden Donald Trump membiarkan Gitmo tetap ada karena dia membenci umat Muslim.

“Guantanamo menjadi simbol penyiksaan yang paling dramatis dan mengerikan namun masih bisa ditoleransi bangsa ini karena korbannya adalah umat Muslim,” jelas Hana. “CCR sudah mengajukan tuntutan pertama terhadap kebijakan Guantanamo yang didukung Trump. Para tahanan itu tidak bisa ditahan selamanya dengan tuduhan terkait perang yang selamanya tidak akan pernah berakhir,” dikutip Anadolu Agency.

Penjara Guantanamo Bay didirikan tidak lama setelah AS masuk ke Afganistan menyusul serangan 11 September 2001.  Para tersangka terorisme pertama dibawa ke sana pada 11 Januari 2002 atas instruksi Presiden AS saat itu, George W. Bush.

Mantan Presiden Barack Obama berjanji akan menutup penjara kontroversial itu ketika pertama menjabat pada 2009, namun terus menghadapi tentangan dari Kongres.  Namun, dia berhasil mempercepat proses pemindahan tahanan ke negara lain pada akhir masa jabatannya. Menurut pemerintah AS, saat ini masih terdapat 41 tahanan di Guantanamo Bay.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bom BaliGuantanamoHambaliJamaah IslamiyahTeluk Guantanamo Bay
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPR Sudah Kirimkan Surat Persetujuan Pengangkatan Kapolri ke Presiden
Tulisan selanjutnya Pusat Vaksin Covid Dibuka di Masjid Birmingham

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?