Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pusat Vaksin Covid Dibuka di Masjid Birmingham

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 Januari 2021 23:03 11:03 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 Januari 2021 23:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Pusat Pengembangan Islam atau Islamic Centre Al Abbas di Balsall Heath, Birmingham, telah menjadi masjid pertama di Inggris Raya. Gedung ini dibuka sebagai pusat vaksinasi Covid-19 dan diharapkan dapat memvaksin hingga 500 orang per harinya.

Dilansir BBC, imam masjid itu meyakini bahwa mengambil peran di garis depan akan membantu menghilangkan informasi salah bahwa vaksin dilarang dalam hukum Islam.  Pengawas masjid Birmingham, Dr Rizwan Alidina, mengatakan kepada BBC bahwa “pentingnya tempat itu” akan membantu mengumpulkan umat Islam yang ragu untuk datang untuk vaksinasi.

“Ini akan mengirimkan pesan yang kuat kepada saudara-saudara Muslim kita. Kami melakukan ini untuk mengatakan ‘tidak’ pada berita palsu dan ‘ya’ untuk vaksin,” kata Sheikh Nuru Mohammed.  “Ulama menyarankan kami untuk mendapatkan vaksin karena betapa sucinya kehidupan dalam Islam,” kata Muhammad.

Dinas kesehatan Inggris, NHS, telah mengungkapkan kekhawatirannya bahwa informasi salah dan mitos dapat menghalangi upaya untuk memberikan vaksin kepada komunitas Asia Selatan.  Sebelumnya, BBC melaporkan pesan Whatsapp yang beredar tentang vaksin Covid-19 berisi informasi yang salah bahwa vaksin itu dibuat menggunakan produk hewani, memanfaatkan sensivitas agama komunitas Hindu dan Muslim di Inggris.

Dokter-dokter dari komunitas tersebut telah membagikan informasi salah temuan mereka yang beredar diantara keluarga dan teman mereka.   Asosiasi Dokter Asal India Inggris, Dr Ramesh Mehta juga mengonfirmasi keraguan komunitas Bame (Hitam, Asia dan etnis minoritas) didukung oleh pesan media sosial tentang produk daging sapi dan babi yang digunakan dalam vaksin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Vaksin AstraZeneca–Oxford, Pfizer-BioNTech dan Moderna yang telah disetujui di Inggris tidak mengandung produk tambahan hewani.  Metha mengatakan NHS perlu mengkomunikasikan informasi penting tentang vaksin menggunakan bahasa lokal, memperingatkan bahwa beberapa dokter NHS asal Asia Selatan juga skeptis tentang vaksin tersebut.

Direktur medis regional NHS Inggris untuk London Dr Vin Diwakar mengakui pada hari Kamis bahwa komunitas Asia memiliki “kekhawatiran yang wajar dan dapat dimengerti tentang vaksin”, kekhawatiran yang “turun dari generasi ke generasi”.

Dr Diwakar mengatakan pada konferensi pers Downing Street bahwa beberapa orang “diberitahu oleh kakek nenek mereka bahwa eksperimen dilakukan pada awal abad lalu, bahwa eksperimen tidak etis telah dilakukan di tahun 60-an”. “Saya yakin sebagai seorang dokter, setelah melihat semua penelitian, melihat proses yang kami miliki … ini adalah vaksin yang aman dan efektif,” katanya.

Ketidakpercayaan dalam komunitas Asia Selatan tidak terbatas pada tahun 60-an saja.

Covid-19 telah menyoroti diskriminasi yang dihadapi komunitas BAME Inggris dari akses ke perawatan kesehatan hingga akses ke ruang publik.  Meskipun ruang terbuka telah melonjak popularitasnya selama pandemi, ruang hijau tidak terdistribusi secara merata atau tidak mudah diakses oleh semua, menurut badan amal pejalan kaki Inggris Ramblers.

20 persen wilayah terkaya di Inggris memiliki ruang hijau lima kali lebih banyak dibandingkan dengan bagian termiskin di negara itu, menurut laporan Ramblers baru-baru ini – dengan orang-orang dari latar belakang BAME yang hanya 1 persen dari pengunjung taman nasional.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19Masjid Birminghamvaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Berencana Lanjutkan Pengadilan WNI Tersangka Pelaku Bom Bali
Tulisan selanjutnya Dua Anggota TNI Meninggal Akibat Serangan Kelompok Bersenjata Papua

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?