Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Covid-19: Israel Tak Jadi Bagikan Kelebihan Vaksin ke Palestina dan Negara Lain

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Februari 2021 15:06 3:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Februari 2021 15:04
Bagikan
vaksin-covid-19-gaza
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com—Israel membatalkan rencana membagikan kelebihan vaksin coronavirus ke negara lain sementara pihak berwenang menyelidiki apakah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memiliki wewenang untuk melakukan hal itu, kata Kementerian Kehakiman hari Kamis (25/2/2021).

Laporan AFP menyebutkan bahwa hari Selasa PM Netanyahu mengatakan Israel akan mengirimkan “kelebihan” vaksin yang dimilikinya ke Palestina dan beberapa negara lain, termasuk dua negara yang akan meningkatkan keberadaan perwakilan diplomatiknya di Yerusalem.

Namun kemudian pada hari Kamis, Menteri Kehakiman mengatakan bahwa menyusul permintaan publik agar rencana PM Netanyahu itu dikaji, akhirnya “pihak kejaksaan agung menyelidiki klaim yang menyatakan bahwa vaksin diberikan ke negara lain tanpa adanya kewenangan pemerintah untuk melakukan hal tersebut.”

Sebelum itu pada hari Kamis, Menteri Pertahanan Benny Gantz mengatakan bahwa sementara keputusan untuk memberikan vaksin kepada Otoritas Palestina telah melalui “pertimbangan hukum” dan dilakukan demi kepentingan medis Israel, akan tetapi “pemberian vaksin kepada negara lain tidak boleh menerobos kewenangan yang ada.”

Gantz, yang sama seperti Netanyahu berusaha mendulang suara rakyat dalam pemilu bulan Maret besok, mengklaim kebijakan PM Netanyahu itu dipaksakan tanpa adanya konsultasi dengan lembaga terkait sehingga “melanggar hukum.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Rabu, Netanyahu mengatakan vaksin yang akan diberikan merupakan surplus pasokan vaksin dan diberikan dalam jumlah tertentu kepada negara-negara yang bersedia menempatkan perwakilan diplomatiknya di Yerusalem.

Sebagaimana diketahui kebanyakan negara menempatkan perwakilan diplomatiknya di Tel Aviv. Namun, Zionis Israel yang ingin menjadikan Yerusalem (Al-Quds) sebagai ibukota negaranya, dengan berbagai cara mendorong berbagai negara untuk memindahkan misi diplomatiknya ke Yerusalem.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19israelvaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penguburan Muslim Korban Covid-19 Sri Lanka Membatalkan Perintah Kremasi Mayat Penderita Covid-19
Tulisan selanjutnya Investasi Industri Miras Izin Investasi Industri Miras, Fahira Idris: Di Negara Liberal Saja Menyiapkan Aturan Tegas Dulu, Baru Buka Investasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Tidak Membatasi Usia Pengguna Media Sosial, Tapi akan Menarget Fitur yang Berisiko Bagi Anak

Berita
2 Agustus 2026 11:06
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Erdogan Buka Pintu Bagi Negara Sahabat Gabung Perjanjian Pertahanan Makkah
Ukraina Tidak akan Pernah Bergabung dengan NATO, Kata Mantan Jenderal Ternama
Pemukim Ilegal ‘Israel’ Serbu Sejumlah Desa Tepi Barat

Terbaru

  • Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
  • Erdogan Buka Pintu Bagi Negara Sahabat Gabung Perjanjian Pertahanan Makkah
  • Tiga Negara Muslim Bersatu, Serangan ke Satu Negara Dianggap Serangan ke Semua
  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
  • Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
  • Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil
  • Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG
  • Investigasi Drop Site: Ada Pejabat PBB Jadi Informan ‘Israel’
  • Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos
  • Kebohongan Profesor Cambridge Jason Arday yang Diungkap Media

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?