Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bangladesh Mendesak OKI untuk Membantu Pemulangan Muslim Rohingya ke Myanmar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Maret 2021 13:48 1:48 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Maret 2021 13:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bangladesh mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk membantu memulai pemulangan Muslim Rohingya ke negara asal mereka Myanmar, lapor Anadolu Agency.

Menteri Luar Negeri Bangladesh AK Abdul Momen mengajukan permohonan kepada lima anggota delegasi kunjungan OKI yang dipimpin oleh Asisten Sekretaris Jenderal Urusan Politik Duta Besar Youssef Aldobeay, yang menemuinya di ibu kota Dhaka pada Senin (01/03/2021) malam.

“Dia [Momen] mendesak delegasi OKI untuk memperkuat upaya mereka terkait dengan pemulangan awal orang-orang Rohingya yang saat ini berlindung di Bangladesh,” kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Bangladesh.

Bangladesh sekarang menjadi rumah bagi lebih dari 1,2 juta Muhajirin Rohingya tanpa kewarganegaraan, yang sebagian besar menyelematkan diri dari tindakan keras militer yang brutal di negara bagian asal Myanmar, Rakhine, pada Agustus 2017.

Dhaka menandatangani perjanjian dengan Naypyitaw tentang kembalinya Muslim Rohingya secara damai pada November 2017, tetapi dalam tiga tahun terakhir, beberapa upaya telah dilakukan untuk memulai repatriasi, semuanya sia-sia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Setelah kudeta militer 1 Februari di Myanmar, ketidakpastian membayangi proses repatriasi yang sudah tertunda.

Baca juga: Kudeta Myanmar: Bagaimana Kekuatan Global Mengecewakan Muslim Rohingya

Menteri Luar Negeri Bangladesh Md. Shahriar Alam juga memberi pengarahan kepada delegasi OKI tentang situasi pengungsi Rohingya saat ini dalam pertemuan tersebut.

Menanggapi panggilan dari Bangladesh, kepala delegasi OKI Aldobeay, bagaimanapun, menekankan “konsensus internasional” untuk setiap langkah. Perwakilan OKI untuk Jammu dan Kashmir itu juga menekankan pemulangan Muslim Rohingya secara damai dan berkelanjutan ke negara asal mereka dengan hak dan martabat mereka, dan mendesak Myanmar “untuk bergerak maju”.

Pada Ahad (28/02/2021), delegasi OKI mengunjungi pulau terpencil Bhashan Char di Teluk Bengal untuk mengamati kondisi pengungsi Rohingya.

Terlepas dari kekhawatiran komunitas internasional dan pembela hak asasi manusia karena mereka berpendapat bahwa pulau itu rentan terhadap bencana alam, Bangladesh telah mulai memindahkan 100.000 Muhajirin Rohingya ke pulau itu, dengan mengatakan bahwa permukiman di sana lebih baik daripada lingkungan yang padat di kamp-kamp daratannya di Cox’s Bazar, juga kamp pengungsi terbesar di dunia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:etnis MuslimmyanmarPengungsi Rohingyatindakan keras militer
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya vaksinasi 2021 jamaah haji Anggota Komisi VIII DPR, Minta Pemerintah Prioritaskan Vaksinasi Bagi Jamaah Haji 2021
Tulisan selanjutnya Peringatan bagi Penegak Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?