Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hamas dan Fatah Akan Berunding Lagi di Gaza

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 21 April 2014 20:51 8:51 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 21 April 2014 20:51
Bagikan
Kepala Urusan Eksternal Gerakan Hamas di Mesir, Mousa Abu Marzuq (kanan) disambut Kepala Gerakan Hamas Mahmud Zahar sesaat tiba di Kota Gaza, Senin (21/4/2014).
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pejabat senior Hamas yang berbasis di Kairo, Senin (21/4/2014) memasuki Gaza dalam upaya rekonsiliasi dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

Kepala Urusan Eksternal Gerakan Hamas di Mesir, Mousa Abu Marzuq, memasuki Gaza melalui pintu masuk Rafah. Demikian dilaporkan AFP dan dilansir Gulf News.

Seorang pejabat PLO, lembaga yang dipimpin Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan didominasi gerakan Fatah, mengatakan delegasi PLO diharapkan tiba di Gaza dari markas PLO di Tepi Barat pada hari Rabu atau Kamis mendatang untuk melakukan pembicaraan dengan Hamas.

Kementerian Dalam Negeri Hamas mengatakan, 10 anggota Fatah yang dipenjara karena “pelanggaran ketertiban umum” dibebaskan pada hari Senin “sebagai isyarat niat baik untuk mendukung upaya rekonsiliasi nasional”.

Setelah kedatangannya di Gaza, Abu Marzuq bertemu dengan Perdana Menteri Gaza Ismail Haniyah, kata kantor Perdana Menteri.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Hamas dan Fatah mengalami puncak ketegangan pada tahun 2007 melalui pertempuran selama sepekan. Ketegangan ini menyebabkan Palestina terbelah menjadi dua, dengan Gaza efektif di bawah kontrol Hamas.

Kedua belah pihak telah melakukan berulangkali upaya penyatuan, termasuk upaya yang ditengahi Mesir pada tahun 2011. Kedua gerakan pernah bersepakat membentuk pemerintah sementara yang independen untuk menyelenggarakan pemilu baru di seluruh wilayah. Perjanjian tersebut tidak pernah dilaksanakan.

Kondisi Hamas berada di ujung tanduk sejak Juli 2013 setelah tentara Mesir menggulingkan Presiden Muhammad Mursy yang berasal dari Ikhwanul Muslimin dan menjadi sekutu Hamas.

Bulan lalu Pengadilan Kairo melarang Hamas beraktivitas di Mesir dan akan menyita aset-aset gerakan tersebut.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Suriah Tetapkan Pemilu Presiden Tanggal 3 Juni 2014
Tulisan selanjutnya Cinta, Tak Kecam Saudi dan UEA, Al-Qaradhawi Ingin Wafat di Qatar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?