Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

British Library Siarkan Surat yang Mengusulkan Negara Yahudi di Tanah Rampokan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 April 2014 16:03 4:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 April 2014 16:03
Bagikan
Duta Besar Inggris untuk Prancis Lord Francis Bertie (kanan) dan surat dari seorang tokoh Yahudi Russia yang berisi usulan pendirian negara Yahudi dengan merampok wilayah di Timur Tengah.
Bagikan

Hidayatullah.com| Sahabat al Aqsha.com—British Library baru-baru ini merilis sebuah surat yang ditujukan kepada duta besar Inggris di Prancis pada tahun 1917. Surat tersebut berisi usulan untuk membangun sebuah negara Yahudi di Arab Saudi zaman modern. Dr. M. L. Rothstein, seorang yang mengaku sebagai dokter Rusia berdarah Yahudi tetapi tinggal di Paris, menulis kepada Duta Besar Francis Bertie untuk menaklukkan provinsi El-Hassa di Turki. El-Hassa adalah wilayah oasis di wilayah timur Arab Saudi.

Bertie menjelaskan kepada Menteri Luar Negeri, Arthur James Balfour, bahwa Rothstein mengusulkan Entente Powers (Kekuatan Gabungan Rusia, Prancis, dan Inggris) untuk mengatur pasukan yang dapat membangun sebuah negara Yahudi di Teluk Persia. Rothstein bersungguh-sungguh dalam usulannya tersebut sehingga ia menjabarkan dalam suratnya mengenai rencana aksi agar negara Yahudi yang diinginkan dapat terwujud.

“Musim semi mendatang, saya akan berusaha merakit sebuah pasukan tempur Yahudi yang terdiri dari 120.000 lelaki kuat. Mereka dapat bekerja sama dengan pasukan Entente,” tulis Rothstein dalam suratnya.

Selanjutnya Rothstein mengatakan, “Pasukan tersebut akan berpusat di Bahrain. Lalu ketika jumlah pasukan sudah mencapai 30.000 orang, kita akan menyerang Al-Hassa, provinsi di Turki dekat Teluk Persia. Itu yang akan menjadi negara Yahudi.”

Rothstein menulis bahwa saat terjadi peperangan dengan Turki, pasukan Yahudi akan membantu menyerang Turki hingga pasukan Entente menang.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Surat balasan yang ditulis oleh asisten Balfour menyatakan bahwa pemerintah Inggris langsung menolak usulan Rothstein.

“Pemerintahan Yang Mulia meminta maaf karena tidak dapat memenuhi permintaan ini,” demikian tertulis dalam surat balasannya dikutip SahabatalAqsha.com dari World Bulletin.

Akan tetapi, sebulan kemudia, Balfour mengeluarkan deklarasi yang menyatakan dukungan kerajaan untuk membangun ‘rumah nasional’ bagi penganut Yahudi di tanah Palestina. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Turkiyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lampaui Parliamentary Threshold Bukti Tingginya Ekspektasi Umat Terhadap PPP
Tulisan selanjutnya Lampaui Parliamentary Threshold dinilai Bukti Ekspektasi Umat pada PPP masih Tinggi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?