Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kenya Ultimatum UNHCR untuk Menutup Kamp Pengungsi Dadaab

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Maret 2021 18:56 6:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Maret 2021 18:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Otoritas Kenya memberi waktu 14 hari bagi lembaga urusan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menutup salah satunkamp pengungsi terbesar di dunia, lapor koran lokal Daily Nation mengutip para pejabat.

Pemerintah Kenya mengancam akan merepatriasi paksa pengungsi Somalia yang tinggal di kamp Dadaab ke perbatasan apabila tenggat waktunya habis, lapor koran itu seperti dilansir BBC Rabu (24/3/2021).

Kenya juga ingin agar UNHCR Menutup kamp Kakuma yang berada di bagian barat laut wilayahnya.

Kenya beralasan sebagian dari pengungsi yang tinggal di sana menimbulkan ancaman bagi negaranya dan mengatakan mereka berkaitan dengan kelompok bersenjata asal Somalia al-Shabab.

Permintaan agar kedua kamp tersebut ditutup disampaikan kepada perwakilan UNHCR Di Kenya, Fathiaa Abdalla, lapor koran itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami harus menyeimbangkan antara kewajiban internasional Kenya denga kewajiban domestiknya. Kami punya kewajiban domestik untuk melindungi rakyat Kenya,” kata Menteri Dalam Negeri Fred Matiangi.

Pada tahun 2017 upaya penutupan kamp tersebut dijegal oleh seorang hakim pengadilan tinggi, yang berpendapat tindakan itu sama seperti persekusi kelompok.

Dadaab diadakan pada tahun 1991 untuk menampung keluarga-keluarga yang menyelamatkan diri dari konflik di Somalia. Sebagian pengungsi sudah tinggal di sana selama lebih dari 20 tahun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DadaabKakumaKenyapengungsiSomaliaUNHCR
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sudan secara Resmi Meminta Mediasi Internasional dalam Sengketa Bendungan Grand Renaissance Ethiopia Kabinet Sudan Setuju UEA Jadi Mediator Masalah Bendungan dan Perbatasan dengan Ethiopia
Tulisan selanjutnya Erdogan Partai AK Erdogan Kembali Terpilih Pimpin Partai AK

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?