Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Bayi Kurang ASI Cenderung Terkena Peradangan Kronis Penyakit Jantung

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 23 April 2014 20:14 8:14 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 23 April 2014 20:14
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

BAYI yang memiliki berat lahir rendah dan yang mendapat air susu ibu (ASI) dalam jangka pendek, pada saat dewasa mungkin lebih cenderung mendapat peradangan kronis terkait dengan penyakit jantung.

Para peneliti di Amerika Serikat menemukan secara “signifikan” terhadap sekitar 7.000 orang yang terkait antara berat lahir atau durasi menyusui dan tingkat yang lebih tinggi dari protein C-reaktif (CRP, C-reactive protein ), satu indikator peradangan dalam sampel darah orang dewasa muda.

Protein diproduksi oleh hati dan tingkatannya akan meningkat bila seseorang menderita peradangan. Demikian diberitakan AFP dan dilansir Channel News Asia, Rabu (23/4/2014).

“Setiap kenaikan berat bayi 1 pon (0,5 kg), diperkirakan konsentrasi CRP-nya lima persen lebih rendah,” kata pernyataan dari Northwestern University, yang para ahlinya mengambil bagian dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society B.

“Tiga sampai 12 bulan bayi mendapat ASI, diprediksi tingkat CRP-nya 20 sampai 30 persen lebih rendah dibandingkan dengan individu yang tidak disusui.”

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Studi ini menemukan bahwa menyusui memiliki “efek yang sama atau atau bahkan lebih besar” sebagai obat untuk mengurangi kadar CRP pada orang dewasa muda.

Peradangan kronis telah lama dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular, tetapi penyebabnya tetap masih dalam kondisi tidak jelas dan kurang dimengerti.

Penelitian di AS ini dilakukan terhadap orang yang berusia antara 24-32 tahun dari kelompok ras dan latar belakang pendidikan berbeda, termasuk perbandingan antara saudara kandung guna menyingkirkan pengaruh pengganggu dalam lingkungan sosial ekonomi yang dapat memberikan hasil berbeda dalam penelitian.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa memberi ASI dapat mengurangi faktor risiko utama penyakit jantung saat si anak dewasa,” kata Alan Guttmacher, Direktur Institut Nasional Kesehatan Anak dan Pengembangan Manusia Eunice Kennedy Shriver.

Organisasi Kesehatan Dunia menjelaskan, menyusui sebagai “salah satu cara yang paling efektif” untuk memastikan kesehatan dan kelangsungan hidup anak.

Penelitian ini merekomendasikan pemberian ASI eksklusif kepada bayi sampai setidaknya usia enam bulan. Saat ini 40 persen bayi di seluruh dunia tidak mendapatkan kebutuhan ASI-nya selama masa itu.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bayi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Brunei Tunda Penerapan Hukum Islam Berat
Tulisan selanjutnya Wamenag: Setiap Tahun Indonesia Butuh 2 Juta Al-Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?