Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menlu Saudi Sebut Normalisasi dengan Israel Bawa Manfaat Kawasan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 4 April 2021 10:11 10:11 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 4 April 2021 10:11
Bagikan
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan
Bagikan

Hidayatullah.com — Setiap kesepakatan potensial untuk menormalisasi hubungan antara Arab Saudi dan ‘Israel’ akan membawa manfaat besar di Timur Tengah, namun itu tergantung pada kemajuan proses perdamaian antara ‘Israel’ dan Palestina, ujar menteri luar negeri Arab Saudi pada Kamis.

Dilansir Arab News pada Sabtu (03/04/2021),“Normalisasi status Israel di kawasan ini akan membawa manfaat luar biasa bagi kawasan secara keseluruhan,” kata Menlu Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan dalam wawancara dengan CNN. “Ini akan sangat membantu secara ekonomi, sosial, dan dari perspektif keamanan.”

Meskipun begitu, lanjutnya, kesepakatan potensial hanya akan mungkin jika kemajuan menuju perdamaian antara Israel dan Palestina dibuat, dengan Palestina diberi negara berdaulat berdasarkan perbatasan tahun 1967.

“Saya tidak tahu apakah (kesepakatan) akan segera terjadi, itu sangat tergantung pada kemajuan proses perdamaian,” kata Pangeran Faisal. “Ada, tentu saja, kesepakatan normalisasi di atas meja – telah dibahas sejak 2002; itu disebut rencana perdamaian Arab. Dan bahkan sebelum itu kami memiliki inisiatif Fez, yang dipresentasikan oleh Kerajaan pada tahun 1982 dan mengedepankan prospek normalisasi penuh dan lengkap dengan ‘Israel’ sebagai imbalan atas penyelesaian yang adil atas masalah Palestina.

“Sekarang, normalisasi di kawasan (Timur Tengah) hanya bisa berhasil jika kita mengatasi masalah Palestina dan jika kita mampu mewujudkan negara Palestina dengan batas (yang disepakati) tahun 1967 yang memberikan martabat Palestina dan memberi mereka hak-hak mereka. Jika kita dapat menemukan jalan menuju itu, maka saya pikir kita dapat melihat wilayah yang jauh lebih aman dan lebih makmur di mana semua orang dapat berkontribusi untuk kesuksesannya, termasuk ‘Israel’,” lanjutnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Uni Emirat Arab dan Bahrain menormalisasi hubungan dengan Israel September lalu sebagai bagian dari Abraham Accords, yang ditengahi oleh Presiden AS Donald Trump dan ditandatangani di Washington.

Mereka menjadi negara Arab pertama yang menormalisasi hubungan dengan Israel ‘sejak’ Mesir pada 1979 dan Yordania pada 1994. Sudan dan Maroko sejak itu mengikutinya.

Pada bulan Februari, Pangeran Faisal mengatakan kepada para menteri luar negeri Liga Arab bahwa Arab Saudi tetap berkomitmen pada pembentukan negara Palestina, berdiri bersama rakyat Palestina dan mendukung semua upaya untuk mencapai solusi.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudicnnisraelNormalisasi Hubungan Arab Saudi-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Apes Syahganda Nainggolan, Sakti Prof Henry Subiakto: Hoax dalam Makna Berbeda
Tulisan selanjutnya kentut muka penyembuhan Pendeta Ini Kentuti Muka Jamaahnya Sebagai Penyembuhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?