Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pfizer Kecam ‘Israel’ karena Tak Bayar Vaksin

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 April 2021 09:38 9:38 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 April 2021 09:38
Bagikan
vaksin kedaluwarsa
Bagikan

Hidayatullah.com—Pfizer mengecam ‘Israel’ setelah negara tersebut gagal membayar vaksin COVID-19. Pihak Pfizer mengecam Israel sebagai “republik pisang”, menurut Radio Angkatan Darat ‘Israel’, menyuarakan keprihatinan bahwa pemerintah negara dalam transisi mungkin gagal membayar.

Pengiriman vaksin virus corona ke ‘Israel’ telah dihentikan setelah pemerintah ‘Israel’ gagal membayar Pfizer, perusahaan manufaktur asal Amerika, untuk 2,5 juta dosis terakhir, media melaporkan pada hari Senin (05/04/2021).

Pfizer juga menyatakan bahwa Zionis ‘Israel’ harus membayar tagihan tersebut dengan menambahkan bahwa perusahaan tidak ingin dimanfaatkan, menurut laporan Jerusalem Post.

Pada hari Ahad (04/04/2021), pengiriman 700.000 vaksin Covid-19 ke ‘Israel’ dihentikan, ungkap laporan lokal.

Tel Aviv telah membayar 10 juta suntikan pertama, tetapi mulai kekurangan dalam tahun pertama kampanye vaksinasi. Pfizer-BioNTech kemudian setuju untuk mengirimkan dosis tambahan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

‘Israel’ telah memberikan dua suntikan vaksin Pfizer-BioNTech yang direkomendasikan kepada lebih dari setengah dari 9,3 juta penduduknya. Hal itu menjadi kecepatan vaksinasi per kapita terdepan di dunia.

Namun, ‘Israel’ mendapat kecaman keras karena menolak memvaksinasi warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

‘Israel’ juga menolak memberikan vaksin ke Gaza, daerah kantong pesisir Palestina yang berada di bawah blokade ketat negara penjajah itu.

Gaza telah mengalami lonjakan baru-baru ini dalam kasus Covid-19 di mana 65.500 orang telah terinfeksi dan 610 kematian tercatat sejak dimulainya pandemi.

Di Tepi Barat, lebih dari 175.000 orang telah terinfeksi dan 2.004 kematian telah dicatat.

Kementerian kesehatan Palestina mengumumkan bulan lalu bahwa hanya 69.000 warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza yang telah menerima satu suntikan vaksin.

Sebaliknya, lebih dari setengah dari sekitar 9,3 juta penduduk ‘Israel’ telah diinokulasi dengan dua suntikan Pfizer-BioNTech.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pandemi Covid-19Perusahaan farmasi PfizervaksinZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ICW KPK ICW: Vonis Hukuman Djoko Tjandra Layak Seumur Hidup
Tulisan selanjutnya Ketum Hidayatullah: Dakwah dan Tarbiyah Harus Dilakukan Seumur Hidup Sepanjang Zaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?