Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Belarusia Klaim Berhasil Gagalkan Upaya Kudeta yang Dirancang Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 April 2021 19:07 7:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 April 2021 19:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan bahwa dirinya telah menggagalkan upaya kudeta yang “dirancang oleh Amerika Serikat” dan upaya pembunuhan terhadap diri dan keluarganya.

Dilansir Euronews Ahad (18/4/2021), Lukashenko juga mengatakan dua orang telah ditangkap oleh pasukan keamanan Rusia di Moskow dalam hubungannya dengan operasi itu, yaitu ilmuwan politik Alexander Feduta dan pengacara Yuri Zenkovich, yang juga memiliki kewarganegaraan AS.

Hal tersebut disampaikan Lukashenko setelah badan keamanan Belarusia, KGB, pada hari Jumat malam mengatakan bahwa mereka berhasil menggagalkan upaya sebuah “kelompok terorganisir yang berorientasi teroris” yang berencana melenyapkan secara fisik presiden dan keluarganya, serta organisasi pemberontak bersenjata yang berusaha merebut kekuasaan dengan cara-cara kekerasan.

Dalam sebuah rekaman video yang dirilis kantor kepresidenan, Lukashenko mengklaim “kami menahan kelompok tersebut, mereka menunjukkan kepada kami bagaimana mereka merencanakan semuanya. Saya tetap diam.”

“Kemudian kami menemukan kerja-kerja yang jelas dilakukan oleh dinas-dinas intelijen asing, kemungkinan besar FBI dan CIA,” imbuhnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baik pihak Rusia maupun AS belum ada yang berkomentar menanggapi pernyataan Lukashenko tersebut.

Orang kuat Belarusia itu sudah berkuasa sejak 1994 dan mengumumkan kemenangan telak dalam pemilu presiden 2020, yang dituding oposisi dan Washington banyak kecurangan.

Sejak itu, aksi protes massal terhadap kekuasaannya rutin terjadi di berbagai daerah, meskipun aparat keamanan setempat bertindak keras terhadap para demonstran.

Uni Eropa, Inggris dan Amerika Serikat semuanya menjatuhkan sanksi terhadap pejabat tinggi Belarusia terkait tuduhan kecurangan dalam pilpres dan tindakan represif terhadap otang-orang yang memprotes pemerintah.

Seorang tokoh oposisi Belarusia, 

Svetlana Tikhanovskaya, yang mencari perlindugan di Lithuania, mengecam apa yang disebutnya sebagai provokasi pihak keamanan Rusia dan Belarusia, yang mana warga Belarusia dan Amerika Serikat diseret ke dalamnya.

Tikhanouskaya direncanakan akan bertemu dengan Dubes AS untuk Belarusia pekan depan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatBelarusiakudetaLukashenko
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Haji 2021 Kasus Jozeph Paul Zhang, Menag Dorong Aparat Menindak Setiap Penista Agama
Tulisan selanjutnya Pakar Pidana: Penista Agama Harus Diberi Efek Jera

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?