Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menyamar Jadi Pengungsi Suriah untuk Melakukan Serangan, Tentara Jerman Jadi Terdakwa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Mei 2021 19:53 7:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Mei 2021 19:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang prajurit militer Jerman hati Kamis (20/5/2021) didudukkan di kursi terdakwa karena merencanakan serangan terhadap satu atau lebih polisi dengan cara menyamar sebagai pencari suaka asal Suriah dengan tujuan utama menimbulkan kemarahan terhadap para migran/pengungsi.

Tentara itu, yang hanya diidentifikasi sebagai Franco A, dituduh menggunakan identitas palsu pada 2017 dan merencanakan serangan yang dia harap akan ditudingkan kepada para migran dan pengungsi, lansir Reuters.

Jaksa mengatakan Franco A juga mencuri amunisi dari militer Jerman, dan di antara politisi yang akan menjadi targetnya adalah Menlu Heiko Maas atau Wakil Ketua Parlemen Claudia Roth.

Franco A ditangkap di Wina pada Februari 2017, dan berusaha mengambil pistol berisi peluru yang disembunyikannya di toilet bandara, menurut pihak penyidik.

Tampil dengan jenggot dan rambut panjang dikuncir, Franco A membantah dakwaan merencanakan serangan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya pastikan saya bukan seorang ektremis kanan-jauh,” ujarnya kepada para reporter ketika memasuki gedung pengadilan di Frankfurt.

Menurut penyidik, Franco A Pada tahun 2016 mengajukan suaka dengan menyamar sebagai pengungsi Suriah bernama David Benjamin dan berhasil mengelabui pihak berwenang sehingga dia mendapatkan status pemukim sementara di Jerman.

Pada tahun sebelumnya, Jerman dibanjiri 890.000 migran dan pengungsi yang sebagian besar berasal dari Suriah, Iraq dan Afghanistan.

Anggota brigade bergengsi Jerman-Prancis itu, yang bertugas di Illkirch di Prancis, berpura-pura sebagai pengungsi yang dapat berbahasa Prancis dan sama sekali tidak mengerti bahasa Jerman.

Setelah ditangkap, aparat keamanan menemukan swastika dari memorabilia dari era perang Jerman, Wehrmacht, di baraknya di Illkirch, sehingga seluruh barak  tentara Jerman digeledah untuk mencari memorabilia Nazi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jermanmiliterpengungsisuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya sidang-habib-rizieq Habib Rizieq Sebut Dirinya Selalu Jadi Target Operasi Intelijen Hitam
Tulisan selanjutnya vaksin-covid-19-gaza WTO: Pembebasan Paten Vaksin Covid-19 Tidak Akan Menutup Kekurangan Suplai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?