Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hamas Akan Langgar Gencatan Senjata Jika ‘Israel’ Usir Warga Palestina

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 27 Mei 2021 22:37 10:37 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 28 Mei 2021 06:00
Bagikan
Gencatan Senjata Hamas Israel
Pimpinan Hamas di Jalur Gaza, Yahya Sinwar
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemimpin Hamas di Jalur Gaza menyebut gencatan senjata antara kelompok perlawanan Palestina dan ‘Israel’ adalah kesepakatan yang rapuh.

Sikap entitas Zionis ‘Israel’ akan menentukan masa depan gencatan senjata, ujar pemimpin Hamas di Gaza, Yahya Sinwar, kepada Anadolu Agency pada Kamis (27/05/2021).

“Jika negara pendudukan menghentikan setiap serangan di masa depan di Masjid Al-Aqsha, Yerusalem dan orang-orang kami di sana, gencatan senjata akan berlanjut,” kata Sinwar.

“Jika penjajah menodai Masjid Al-Aqsha lagi atau memaksa orang-orang kami di lingkungan Syeikh Jarrah untuk meninggalkan rumah mereka – ulangi apa yang mereka lakukan sebelumnya, gencatan senjata akan dilanggar,” dia memperingatkan.

Sinwar mendesak masyarakat internasional untuk menekan pemerintah Tel Aviv agar mematuhi hukum internasional dan menghentikan serangannya terhadap Yerusalem, Masjid Al-Aqsha, dan Palestina.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Menuduh Israel melakukan “pembantaian” dan “kejahatan terhadap kemanusiaan” selama serangan ke Gaza terakhir, Sinwar mengatakan mereka siap untuk melakukan segala jenis pengorbanan untuk melindungi Yerusalem dan Al-Aqsha.

Gencatan senjata yang ditengahi Mesir antara kelompok perlawanan Palestina dan ‘Israel’ mulai berlaku Jumat lalu, mengakhiri siklus pertempuran terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak 13 April, provokasi terus terjadi di seluruh wilayah pendudukan dengan agresi ‘Israel’ dan pembatasan terhadap warga Palestina di Yerusalem Timur dan Masjid Al-Aqsha, dan keputusan pengadilan ‘Israel’ untuk mengusir 12 keluarga Palestina dari rumah mereka demi pemukim haram Yahudi Israel.

Ketegangan bergeser ke Gaza pada 10 Mei, yang mengarah ke konfrontasi militer antara pasukan Zionis ‘Israel’ dan kelompok perlawanan Palestina di mana pesawat tempur ‘Israel’ menyebabkan skala kehancuran yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah pendudukan.

Setidaknya 254 warga Palestina tewas, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita, dan lebih dari 1.900 lainnya terluka dalam serangan udara Israel di Gaza, menurut petugas medis Palestina. Setidaknya 31 warga Palestina juga tewas dalam serangan Israel di Tepi Barat yang diduduki.

Tiga belas orang pemukim haram Yahudi ‘Israel’ tewas oleh tembakan roket Palestina dari Jalur Gaza.

Yerusalem tetap menjadi jantung konflik ‘Israel’-Palestina, dengan orang-orang Palestina berharap Yerusalem Timur, yang sekarang diduduki oleh ‘Israel’, pada akhirnya dapat berfungsi sebagai ibu kota negara Palestina di masa depan.

Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga di dunia bagi umat Islam. Orang Yahudi menyebut daerah itu “Kuil Gunung,” mengklaim itu adalah situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Sejak 2003, Zionis telah mengizinkan pemukim haram Yahudi memasuki kompleks hampir setiap hari.=

‘Israel’ menduduki Yerusalem Timur, tempat Masjid Al-Aqsha berada, selama Perang Arab-Israel 1967. Entitas Zionis kemudian mencaplok seluruh kota pada tahun 1980 dalam sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASMasjid Al Aqshapengusiran warga palestinaSyeikh JarrahYahya Sinwar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hakim Jatuhkan Vonis Rp 20 Juta terhadap Habib Rizieq Shihab atas Kasus Kerumunan
Tulisan selanjutnya partai demokrat 500 Staf Partai Demokrat Amerika Serikat Desak Biden untuk Meminta Pertanggungjawaban ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?