Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

11 Tahun Insiden Mavi Marmara: Ormas Malaysia Desak Dunia Beri Sanksi Penjajah ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 Juni 2021 00:19 12:19 am
Ahmad
Dipublikasikan 1 Juni 2021 00:19
Bagikan
Serangan pasukan Zionis atas rombongan laut Gaza Flotilla yang dipimpin kapal Mavi Marmara, Mei 2010.
Bagikan

Hidayatullah.com–Hari ini, sebelas tahun yang lalu, kapal Mavi Marmara yang sedang dalam perjalanan membawa misi kemanusiaan ke Gaza diserang dan diserbu oleh rezim zionis ‘Israel’. Pada kejadian dini hari, pasukan ‘Israel’ menyerbu dan menyerang armada Pembebasan Gaza di tengah perairan internasional di laut Mediterania.

Mengenang peristiwa 11 tahun lalu, Dewan Permusyawaratan Organisasi Islam Malaysia (Mapim) mendesak masyarakat dunia untuk memberikan tekanan dan sanksi ekonomi terhadap ‘Israel’ hingga Gaza dibebaskan sepenuhnya. Dalam keterangannya, Presiden Mapim Mohd Azmi Abdul Hamid menjelaskan bahwa tindakan tersebut harus dilakukan untuk memastikan segala bentuk serangan dan sanksi yang dijatuhkan terhadap Gaza segera dihentikan.

Mohd Azmi menjelaskan, pihaknya mengutuk blokade yang sedang berlangsung di Gaza yang dianggap ilegal oleh hukum internasional.

“Sejak serangan Mavi Marmara dan penahanan sembilan aktivis oleh angkatan laut pada 31 Mei 2010, Gaza masih berada di bawah blokade yang tidak manusiawi,” katanya dikutip Astro Awani. “Tidak ada izin yang diberikan untuk setiap tindakan yang diambil oleh ‘Israel’ untuk menjadikan Gaza sebagai penjara terbuka terbesar di dunia,” tambahnya.

Menurutnya, Armada yang membebaskan Gaza diatur dengan satu tujuan, yaitu untuk mematahkan pengepungan ‘Israel’, katanya. Dia menjelaskan, sejak pemberlakuan blokade Gaza telah sepenuhnya terputus dari dunia luar sementara serangkaian serangan udara oleh Zionis ‘Israel’ telah meluluhlantahkan Gaza.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Mavi Marmara adalah upaya masyarakat sipil internasional untuk menentang sanksi tersebut,” katanya. “Blokade udara, laut dan darat di Gaza adalah ilegal dan organisasi non-pemerintah internasional menggantungkan harapan mereka pada negara adidaya itu untuk melakukan semua upaya substantif untuk mengakhiri pengepungan,” tambahnya.

Armada yang diorganisir oleh gerakan Gaza Freedo Flotilla dan Yayasan Turki untuk Hak Asasi Manusia, Pembebasan dan Bantuan Kemanusiaan (IHH) membawa bantuan kemanusiaan dan bahan bangunan untuk mematahkan blokade ‘Israel’ di Gaza.  Editor Astro AWANI -di -Chief, Ashwad Ismail dan mantan juru kamera Samsul Kamal Abdul Latip termasuk di antara mereka yang ditangkap saat mengikuti misi armada di atas Mavi Marmara 11 tahun lalu.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelMAPIMMavi Marmara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dubes Belgia untuk Korsel Dicopot Gegara Istrinya Tampar Pelayan Toko
Tulisan selanjutnya menteri israel Menteri ‘Israel’ Pimpin Pemukim Haram Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Berita
30 Agustus 2026 10:13
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?