Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

UEA Desak Barat Menetapkan Hamas ‘Organisasi Teroris’ setelah Pertemuan dengan Organisasi Yahudi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Juni 2021 23:24 11:24 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Juni 2021 23:24
Bagikan
Putra Mahkota UEA Israel
PM 'Israel' Netanyahu dan Putra Mahkota UEA Mohamad Bin Zayed akan melakukan pertemuan
Bagikan

Hidayatullah.com — Kelompok pembebasan Palestina, Hamas telah menyesalkan Uni Emirat Arab (UEA) setelah meminta Barat untuk menetapkannya sebagai ‘organisasi teroris’. Menteri luar negeri UEA sebelumnya mendesak negara-negara Barat untuk menunjuk Hamas sebagai kelompok teroris.

Menteri Luar Negeri UEA Abdullah bin Zayed meminta lebih banyak negara Barat untuk menunjuk Hamas sebagai organisasi teroris saat berpidato di acara organisasi Lobi Yahudi berpengaruh, AIPAC pekan lalu. Hamas pada hari Ahas membalas pernyataan itu, dengan mengatakan Abu Dhabi bertentangan dengan “nilai-nilai Arab”, kutip al-araby.

“Seruan Bin Zayed kepada negara-negara Barat untuk menunjuk Hamas sebagai kelompok teroris bertentangan dengan nilai-nilai Arab,” kata juru bicara Hamas Hazem Qasim di Twitter.

Dia menuduh UEA mengikuti garis “propaganda Zionis yang gagal dan bertentangan dengan dukungan publik Arab terhadap perlawanan di Palestina”. Bin Zayed mengatakan gerakan Islam Palestina, yang mengendalikan Gaza, tidak ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh sebagian besar Barat, “sangat disayangkan”.

“Sangat disayangkan beberapa negara tidak bertindak lebih jelas dalam mengklasifikasikan beberapa organisasi, seperti Hamas, Hizbullah atau Ikhwanul Muslimin,” katanya.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Sungguh menggelikan bahwa beberapa pemerintah hanya menyebut cabang militer dari sebuah organisasi teroris dan melampaui cabang politiknya, sementara tidak ada perbedaan di antara mereka.” Banyak negara Barat telah menetapkan sayap militer Hamas sebagai “organisasi teroris” tetapi bukan bagian politiknya.

Hamas telah memenangkan meraih hati rakyat Palestina, dan memenangkan pemilihan legislatif Palestina pada tahun 2006. Namun Barat dan Israel mendekati kelompok sekuler Palestina yang mau diajak kerjasama, PLO.

UEA adalah Negara Arab pertama yang menormalkan hubungan dengan Israel pada September 2020. Negara ini menandatangani perjanjian yang dikenal sebagai Kesepakatan Abraham.

Sejak itu kedua negara langsung menandatangani serangkaian perjanjian kerja sama yang memusingkan di berbagai bidang mulai dari perbankan hingga pembuatan film. Sementara UEA dan negara-negara Arab lainnya telah bergegas untuk merangkul ‘negara palsu Israel’, mayoritas pendapat bangsa Arab sangat menentang normalisasi.

Sebuah jajak pendapat yang diterbitkan Arab Centre for Research and Policy Studies (ACRPS) pada awal Oktober menunjukkan bahwa mayoritas 88 persen orang Arab menolak normalisasi dengan Israel. Israel, yang selama beberapa dekade mengklaim sebagai “satu-satunya demokrasi di Timur Tengah”, telah memasok teknologi spyware ke UEA.

Undang-undang anti-teror dan kejahatan dunia maya yang ambigu telah digunakan untuk menargetkan kritik terhadap rezim dan kelompok perlawanan. Situs web yang kritis terhadap catatan hak asasi manusia rezim telah diblokir di negara tersebut.

UEA telah memimpin kampanye militer dan politik melawan kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin di Timur Tengah, kelompok politik paling ditakuti sebagian besar rezim otoriter Arab dan memimpin tindakan keras terhadap gerakan-gerakan pro-demokrasi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASIkhwanul MusliminpalestinaUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya intelektual sejati Lima Langkah Menjadi Intelektual Sejati
Tulisan selanjutnya Fesyen Ikut Sumbang PDB, Sandiaga Uno Berharap Indonesia jadi Pusat Fesyen Muslim Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?