Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Duta Besar Rusia: Kabul Lebih Aman di Bawah Taliban

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Agustus 2021 09:12 9:12 am
Ahmad
Dipublikasikan 19 Agustus 2021 09:12
Bagikan
Pasar telah kembali normal: Pejuang Taliban dengan truk pick-up bergerak di sekitar area pasar, setempat di daerah Kote Sangi di Kabul pada 17 Agustus 2021/NewsWeek
Bagikan

Hidayatullah.com–Duta Besar Rusia untuk Afghanistan memuji Taliban karena membuat Kabul lebih aman dalam 24 jam pertama dibandingkan ketika ibu kota berada di bawah otoritas sebelumnya. Pernyataan Dmitry Zhirnov memberi kesan bahwa Rusia ingin menjalin hubungan lebih dekat dengan Taliban dan mengakui kelompok itu sebagai penguasa sah negara itu.

Rusia ingin memastikan bahwa ketidakstabilan di Afghanistan tidak menyebar ke Asia Tengah, yang merupakan bagian dari bekas Uni Soviet dan tidak ingin ada kelompok Islam ekstremis lainnya. Moskow juga menyatakan keterkejutannya atas kecepatan Taliban mengambil alih Afghanistan sementara Amerika Serikat masih berusaha mengeluarkan warganya dari negara itu.

Berbicara kepada stasiun radio Ekho Moskvy, Zhirnov mengatakan dia terkesan dengan perilaku Taliban sejauh ini yang menggambarkan pendekatan mereka sebagai “baik, positif, dan berorientasi bisnis.” “Situasinya damai dan baik dan semuanya tenang di kota. Situasi di Kabul sekarang di bawah Taliban lebih baik daripada di bawah (Presiden) Ashraf Ghani, ”kata Zhirnov dikutip Reuters.

Ghani, yang kini diketahui berada di Uni Emirat Arab(UEA), mengatakan dia ingin mencegah pertumpahan darah. “Kemarin rezim jatuh seperti rumah kartu,” kata Zhirnov. “Ada perasaan kacau, kekosongan kekuasaan, dan penjarah turun ke jalan.”

Dia mengatakan pada awalnya unit Taliban yang tidak bersenjata telah memasuki ibu kota dan meminta pasukan pemerintah dan AS untuk menyerahkan senjata mereka. Unit bersenjata utama Taliban kemudian masuk setelah Ghani melarikan diri dan memberlakukan jam malam, katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Zhirnov mengatakan bahwa Taliban telah menguasai perimeter keamanan Kedutaan Besar Rusia, yang memiliki lebih dari 100 staf dan dia akan mengadakan pembicaraan keamanan terperinci dengan mereka pada hari Selasa. Kelompok ini juga telah berjanji, sesuai dengan perjanjian sebelumnya, untuk melindungi diplomat Rusia, katanya, dengan mengatakan ketakutan Barat atas perilaku mereka sejauh ini tak tertahankan.

Pejabat Rusia juga juga mengatakan sekolah di Kabul –termasuk sekolah untuk anak perempuan—sudah mulai kembali beraktifitas seperti biasa.  Kedutaan Rusia di Inggris mengatakan keluarnya Washington dari Afghanistan menunjukkan bintang geopolitiknya semakin meredup.

“Kenyataan objektif adalah bahwa posisi nyaman Washington dari hegemoni AS sedang surut ke masa lalu dengan latar belakang penguatan posisi politik Rusia dan China,” kata kedutaan itu di Twitter pada hari Ahad.

Zamir Kabulov, perwakilan khusus Presiden Vladimir Putin di Afghanistan, mengatakan pada hari Senin bahwa kampanye panjang Moskow untuk membangun hubungan dengan Taliban tampaknya sekarang membuahkan hasil.

“Bukan tanpa alasan kami menjalin kontak dengan gerakan Taliban selama tujuh tahun terakhir,” kata Kabulov kepada Ekho Moskvy. “Kami melihat bahwa kekuatan ini pada akhirnya, jika tidak sepenuhnya berkuasa, akan memainkan peran utama di masa depan Afghanistan dalam hal apa pun.”

China dan Rusia diketahui memiliki kepentingan ekonomi yang besar di Afghanistan. Pasalnya Afghanistan merupakan dengan cadangan sumber daya alam terbesar di dunia yang belum dieksploitasi seperti tembaga, batu bara, kobalt, merkuri, emas, dan lithium, senilai lebih dari 1 triliun USD.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Taliban Bejanji untuk Tampil Berubah, Bagaimana Tanggapan Barat ?
Tulisan selanjutnya mitigasi bencana umrah indonesia Wakil Ketua MPR Sebut Belum Putuskan Amendemen UUD 1945, Masih Tahap Pengkajian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?