Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Makin Banyak Tentara Inggris Veteran Afghanistan Cari Pengobatan Jiwa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Mei 2014 15:46 3:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Mei 2014 15:46
Bagikan
Seorang tentara ISAF sedang stress.
Bagikan

Hidayatullah.com—Terdapat kenaikan signifikan jumlah tentara veteran perang di Afghanistan yang mencari pengobatan kejiwaan, kata sebuah lembaga amal peduli prajurit Inggris dilansir BBC (11/5/2014).

Combat Stress saat ini menangani lebih 660 prajurit Inggris yang stress akibat ditugaskan di Afghanistan.

Organisasi itu mengatakan telah menerima 358 veteran Afghanistan baru yang dirujuk ke tempatnya pada tahun 2013, atau naik 57% dari 228 di tahun 2012.

Menurut keterangan Combat Stress, para veteran perang umumnya menunggu waktu sekitar 13 tahun setelah ditugaskan sebelum akhirnya meminta bantuan untuk mengatasi gangguan kejiwaan yang dirasakannya. Namun jeda masa itu kini berubah, di mana rata-rata 18 bulan setelah ditugaskan veteran perang Afghanistan pergi mencari pengobatan jiwa.

Pimpinan Combat Stress Letkol Andrew Cameron mengatakan, jumlah veteran yang ingin melepaskan bayang-bayang pengalaman mengerikan di medan perang setiap tahun bertambah signifikan meskipun kecil.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dari hari ke hari, mereka berusaha melawan luka psikis ini, dan seringkali dalam prosesnya menyebabkan perceraian dalam keluarga,” ujarnya.

Menurut Cameron, sekitar 20% veteran cenderung mengalami gangguan mental dan membutuhkan bantuan spesialis.

Stephen Coyle dulu adalah seorang kopral di Adjutant General’s Corps. Dia ditugaskan selama tiga tahun di Afghanistan dan mengalami PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder) yang disebabkan oleh kondisi merasa tertekan terus-menerus.

Pria 28 tahun asal Bootle itu mendapatkan terapi dari organisasi Taking2Minds setelah mengalami PTSD sekitar 1 tahun.

“Saya merasa kebas secara emosional dan terasing. Seakan jika saya tidak bisa merasa (kebas) maka saya tidak akan disakiti. Saya berusaha keras agar bersikap positif sepanjang waktu dan menyembunyikan perasaan yang sebenarnya.”

“Saya biasanya jadi mabuk-mabukan, bahkan saya sering teler dulu. Dan jika saya begitu, saya merasa sedih dan berada di tempat yang gelap.”

“Saya tidak tidur, terus-menerus tertekan adalah yang membuat saya sedih, tidak bisa menemukan hal yang membahagiakan. Memandangi putra kecil saya, yang sangat saya sayangi, tetap tidak bisa membuat saya bahagia,” papar Coyle.

Setelah mendapat perawatan, Coyle bisa merasakan kebahagiaan saat menatap putranya.

Combat Stress dalam lima tahun mendatang akan membuka pelayanan tambahan, sebab kebutuhan perawatan jiwa bagi veteran perang di Inggris sepertinya tidak akan surut di masa depan.

Pemerintah Inggris mengatakan telah menginvestasikan dana 7,4 juta pound untuk pelayanan kesehatan mental dan memastikan bahwa pelayanan itu akan dapat dijangkau oleh siapa saja yang membutuhkan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia perlu ‘Rumah Penyembuhan’ untuk LGBT
Tulisan selanjutnya MUI Kecam Kezaliman di Myanmar, Mesir, Nigeria, dan Afrika Tengah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

permukiman ilegal instagram
Berita

‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat

Berita
9 September 2026 15:56
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan

Terbaru

  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?