Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Kulit Putih Era Apartheid Terakhir Afsel FW de Klerk Meninggal Dunia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 November 2021 20:11 8:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 November 2021 20:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan presiden FW de Klerk meninggal dunia dengan tenang di kediamannya di Fresnaye [Cape Town] dalam usia 85 tahun “awal pagi ini setelah berjuang melawan kanker mesothelioma,” kata FW de Klerk Foundation dalam sebuah pernyataan yang  dirilis hari Kamis (11/11/2021), lansir RFI.

Sebagai pemimpin National Party thatyang memberlakukan apartheid, de Klerk menjadi kepala pemerintahan minoritas kulit putih Afrika Selatan dari tahun 1989 sampai 1994.

Dalam pidato 2 Februari 1990, de Klerk mengumumkan bahwa pejuang anti-aparheid Nelson Mandela akan dibebaskan dari Penjara Victor Verster di Cape Town, tempat dia menghabiskan sembilan tahun terakhir dari total 27 tahun masanya dibui oleh pemerintahan rasis Afsel.

De Klerk juga mengumumkan pencabutan larangan terhadap African National Congress (ANC) dan organisasi serta gerakan pembebasan lainnya.

Pada tahun 1993, de Klerk dan Nelson Mandela bersama-sama menerima Nobel Perdamaian karena dianggap berhasil membuat keajaiban dengan membuka jalan bagi transisi pemerintahan minoritas kulit putih ke mayoritas kulit hitam di Afsel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketika ANC memenangkan pemilu multipartai pada tahun 1994, yang menaikkan Mandela ke kursi presiden, de Klerk didapuk menjadi salah satu dari dua wakil presiden Afsel.

Februari tahun lalu, de Klerk memicu kemarahan ketika di depan kamera televisi nasional dia menyangkal bahwa apartheid adalah kejahatan terhadap kemanusiaan, meskipun Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakannya demikian.

Menurut de Klerk, pemikiran bahwa apartheid adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dulu dan sampai sekarang merupakan proyek agitasi yang diinisiasi Uni Soviet dan sekutu mereka ANC/SACP guna menstigmatisasi orang-orang kulit putih Afsel dengan mengasosiasikan mereka dengan kejahatan kemanusiaan yang sesungguhnya.

De Klerk wafat dengan meninggalkan istrinya Elita, anak-anak Jan dan Susan, serta beberapa cucu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika SelatanapartheidFW de Klerkkulit putihNelson MandelaNobel Perdamaian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya masker gereja Kasus Covid-19 Cetak Rekor Belanda Berlakukan Lockdown
Tulisan selanjutnya Waspadai Reverse Psychology dalam Permendikbudristek No 30 Tahun 2021

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Feature
29 Agustus 2026 10:49
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?