Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Imbau Warganya Tidak Kunjungi Jerman dan Sejumlah Negara Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 November 2021 14:29 2:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 November 2021 14:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lonjakan kasus infeksi coronavirus di sejumlah negara Eropa memicu Amerika Serikat mengeluarkan peringatan untuk warganya agar tidak mengunjungi Jerman atau Denmark.

Departemen Luar Negeri AS hari Senin (22/11/2021) mengeluarkan peringatan tersebut setelah mendapat saran baru dari US Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

“Hindari bepergian ke Jerman. Apabila Anda harus pergi ke Jerman, pastikan Anda sudah divaksinasi lengkap,” saran CDC seperti dilansir DW.

CDC juga mengeluarkan peringatan serupa level 4 terkait Denmark, Belgia, Kroasia, Hungaria, Austria dan Belanda.

Jerman, negara paling padat penduduknya di Europa, saat ini memasuki gelombang keempat pandemi Covid-19, dan yang terparah dibanding sebelumnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Selasa (23/11/2021) Jerman mencatat 45.326 kasus baru, naik hampir 13.000 dibanding sepekan sebelumnya. Rata-rata insiden per tujuh hari mencetak rekor 399,8 infeksi baru per 100.000 warga.

Ruang perawatan intensif didominasi pasien Covid-19 pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, bahkan di tahun 2020.

Lonjakan kasus infeksi belakangan ini diyakini akibat melambatnya vaksinasi. Hingga saat ini hanya 68% populasi Jerman yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap Covid-19.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatcovid-19EropaJerman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya beasiswa penghafal quran Komitmen Ilmu Pengetahuan, BMH Serahkan Beasiswa Senilai Rp. 870.528.000 untuk Santriwati Penghafal Quran
Tulisan selanjutnya pelanggaran ham Jaksa Agung Akan Usut Pelanggaran HAM Masa Lalu, Komnas HAM: Silahkan Pilih 12 Berkas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mantan Bos Tabung Haji Malaysia Terdakwa Korupsi, Keluarganya Diminta Serahkan Daftar Aset

Berita
20 September 2026 13:36
Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak
Maroko dan Zionis ‘Israel’ Sepakat untuk Buka Kedubes di Masing-Masing Negara
Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza

Terbaru

  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab
  • Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh
  • Tiga Tahun Perang, Penjajah ‘Israel’ Mulai Kehabisan Tentara dan Peralatan
  • Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
  • Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
  • Masjid Polisi Diserang Bom Mobil Saat Shalat Jumat di Khyber Pakhtunkhwa

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?