Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sekjen PBB: Larangan Perjalanan dari Selatan Afrika “Apartheid”, Tidak Akan Meredam Penyebaran Virus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Desember 2021 21:35 9:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Desember 2021 21:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengecam pembatasan perjalanan yang menarget negara-negara Afrika di bagian selatan sebagai bentuk segregasi perjalanan yang rasis seperti apartheid.

Negara-negara di Eropa termasuk di antara negara-negara yang memberlakukan pembatasan perjalanan setelah coronavirus varian Omicron diumumkan terdeteksi oleh dokter di Afsel.

“Kita memiliki instrumen agar perjalanan aman,” kata Guterres menyusul pembicaraan dengan pimpinan Komisi Uni Afrika Moussa Faki Mahamat, seperti dilansir Euronews Kamis (2/12/2021).

“Mari kita gunakan instrumen tersebut guna menghindari hal … hal semacam ini, yang kalau boleh saya katakan, apartheid perjalanan — yang menurut saya tidak dapat diterima.”

Apartheid adalah sistem segregasi rasial yang dilembagakan yang ada di Afrika Selatan, di mana orang kulit hitam dan orang-orang dari kelompok ras lain tidak memiliki hak politik dan ekonomi yang sama dengan orang berkulit putih dan mereka dipaksa untuk bermukim di tempat yang terpisah dari kaum kulit putih.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Hal yang tidak dapat diterima adalah satu bagian dari dunia ini, yang merupakan salah satu bagian paling rentan dari perekonomian dunia, dikutuk dengan lockout. Padahal merekalah yang mengungkapkan keberadaan varian baru yang, omong-omong, sudah ada di belahan dunia lain, termasuk di Eropa,” kata Guterres, seraya mengajak dunia agar berpikir dengan akal sehat.

Pimpinan PBB itu memperingatkan bahwa larangan perjalanan yang diberlakukan banyak negara itu akan membahayakan pemulihan perekonomian Afrika dan tidak akan benar-benar menghentikan penyebaran virus itu ke seluruh dunia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika SelatanAntonio GuterrescoronavirusOmicronPBB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dokter Austria Salah Amputasi Kaki Didenda Rp44 Juta
Tulisan selanjutnya Norwegia Mengkonfirmasi Klaster Covid-19 Berkaitan Omicron di Oslo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?