Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Pahami Islam Secara Komprehensif Agar Dapat Mencerahkan

Bambang S
Terakhir diupdate: 7 Desember 2021 10:44 10:44 am
Bambang S
Dipublikasikan 7 Desember 2021 11:00
Bagikan
islam komprehensif
Ketua PP Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nasir
Bagikan

Hidayatullah.com — Agama Islam merupakan ajaran yang komprehensif, sehingga umat Islam memiliki tuntutan besar untuk mencerahkan pandangan keagamaan dan aktualisasi dalam kehidupan kebangsaan, keumatan, bahkan dalam konteks kemanusiaan.

Sebagai ajaran agama yang utuh, Islam bukan hanya mengatur hal besar tapi sampai urusan yang kecil. “Maka Islam itu ajaran yang komprehensif, menyeluruh, dan hal-hal yang besar tentang Allah, tentang penciptaan, sampai pada hal yang kecil,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir, dikutip Selasa (07/12/2021).

Haedar menuturkan kesempurnaan ajaran membuat orang yang berislam sesungguhnya untuk mencari kebahagiaan sejati di dunia dan akhirat. Bahkan kata dia kebahagiaan dan kemaslahatan Agama Islam bukan hanya bagi pemeluknya, melainkan untuk seluruh alam semesta.

Kemaslahatan Islam dicerminkan dari isi Al-Qur’an, yang menurut penelitian ayat-ayat tentang fiqih dalam Al-Qur’an hanya sekitar 10 persen. Sedangkan ayat-ayat tentang ilmu, amal, alam semesta, iman, dan amal saleh lebih banyak dari pada ayat-ayat tentang fiqih.

Realitas Al-Qur’an tersebut yang harus dijawab oleh umat Islam, apakah Islam yang dipahami saat ini lebih sempit dari yang semestinya? Haedar melihat di kalangan warga persyarikatan, terdapat kelompok yang hanya kuat dalam pemahaman tentang ayat-ayat perintah mencegah kemungkaran, dan lemah pemahaman di ayat-ayat yang lain.

Baca Juga

Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja
Problem Pendidikan Islam

“Konstruksi tentang Islam itu menyempit, termasuk konstruksi tentang adil menyempit, dan lain sebagainya. Akhirnya pemahaman kita tentang Islam itu seperti orang yang tidak bisa melihat, ‘lalu meraba bagian dari gajah’,” imbuhnya.

Artinya umat Islam jika memahami Islam secara parsial dapat dianalogikan seperti sekumpulan orang buta yang meraba tubuh gajah untuk menebak bentuk dan ukuran gajah. Orang buta satu memegang ekor, maka dia menganggap gajah itu kecil dan panjang, satu lagi memegang telinga dan menyebut gajah itu tipis dan lebar, dan seterusnya.

Terkait dengan gaduhnya umat Islam dan bangsa Indonesia secara umum, Haedar mensinyalir disebabkan akibat pemahaman yang tidak utuh, dan tidak komprehensif. Kenyataan tersebut juga ditemukan pada pihak-pihak yang memandang terorisme, dan teroris itu disematkan hanya kepada kelompok beragama, lebih-lebih Umat Islam.

“Jadi agama yang mencerahkan itu agama yang dipahami secara mendasar, mendalam, luas, komprehensif, utuh, dan juga ada tujuannya kita beragama,” pungkasnya.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:haedar NashirMuhammadiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya expo umkm halal MUI Resmi Buka Expo Virtual UMKM Halal 2021
Tulisan selanjutnya Sultan Sulaiman Al-Qanuni: Penguasa Tiga Benua [1] Sultan Sulaiman Al-Qanuni: Penguasa Tiga Benua [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Ekonomi SyariahMimbarTsaqafah

Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel

2 Desember 2022 08:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?