Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

CAIR Desak Kongres AS Bentuk Utusan Khusus Perangi Islamofobia di India

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 Desember 2021 14:16 2:16 pm
Ahmad
Dipublikasikan 25 Desember 2021 14:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), organisasi hak-hak sipil Muslim dan advokasi terbesar di AS mengatakan seruan terbuka terkait genosida Muslim India oleh tokoh-tokoh ekstremis yang dikuasi pemerintahan Narendra Modi. Menurut CAIR  kekerasan terhadap Muslim menunjukkan kebutuhan mendesak Kongres AS untuk membentuk utusan khusus guna memerangi Islamofobia.

Pada pertemuan puncak baru-baru ini yang dihadiri oleh pejabat partai BJP yang berkuasa, kelompok sayap kanan Hindutva menyerukan pembersihan etnis minoritas di India. Seorang pembicara berkata: “Boikot ekonomi tidak akan berhasil. Kelompok Hindu perlu memperbarui diri. Pedang hanya terlihat bagus di atas panggung. Pertempuran melawan Muslim ini akan dimenangkan oleh mereka yang memiliki senjata lebih baik,” ujar pemimpin Hindutva, Narsinghanand, dikutip di TRTworld, Kamis (23/12/2021).

Sementara pembicara lain, Sekretaris Jenderal Hindu Mahasabha (Majelis Agung Hindu) Sadhvi Annapurna, menyerukan pembunuhan massal terhadap umat Islam.  “Tidak ada yang mungkin tanpa senjata. Jika Anda ingin melenyapkan populasi mereka maka bunuh mereka. Bersiaplah untuk membunuh dan bersiaplah untuk masuk penjara. Bahkan jika 100 dari kita siap untuk membunuh 20 lakh dari mereka (Muslim), maka kita akan melakukannya. Menang, dan masuk penjara,” kata dia.

Dalam sebuah seruan terbaru, CAIR mendesak anggota DPR AS (Kongres) mengeluarkan UU Anti-Islamofobia.

“Seruan yang jelas untuk genosida dan pembersihan etnis oleh tokoh masyarakat yang terkait dengan pemerintah India sekali lagi menunjukkan kebutuhan mendesak akan utusan khusus untuk memerangi Islamofobia sebagaimana diuraikan dalam Undang-Undang Pemberantasan Islamofobia Internasional yang diadopsi di DPR,” ujar Wakil Direktur Nasional CAIR Edward Ahmed Mitchell di laman resminya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Komunitas Muslim India semakin menjadi sasaran kebencian, diskriminasi, dan kekerasan. Kampanye kebencian yang berkembang harus ditantang oleh bangsa dan negara kita di seluruh dunia sebelum meningkat lebih jauh,” tambahnya.

Dia mencatat bahwa bulan lalu, CAIR mengutuk penghilangan India dari daftar “negara-negara yang menjadi perhatian khusus” Departemen Luar Negeri AS meskipun di Negara itu terjadi peningkatan kejahatan rasial terhadap minoritas agama. CAIR telah berulang kali menyatakan keprihatinan tentang pelanggaran HAM kelompok Muslim di India.*

Baca:

  • Kelompok Radikal Hindutva Menyerang Muslim dan Masjid di Negara Bagian India
  • Sejumlah Aktivis Hindu Radikal India Berpatroli Mengejek Jamaah Shalat Jumat

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:CAIRgenosidaHinduHindutvaislamofobiaKongres ASmuslim India
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masih Perlukan Pendidikan Tingkat SMA?
Tulisan selanjutnya Islam Pelopori Toleransi, Pertemukan Perbedaan Ras dan Persatuan Bangsa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?