Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menderita Kanker Prostat Tokoh Anti-apartheid Desmond Tutu Meninggal Dunia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Desember 2021 19:28 7:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Desember 2021 19:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Uskup Agung Desmond Tutu, penerima anugerah Nobel Perdamaian dan veteran perjuangan melawan supremasi pemerintah minoritas kulit putih di Afrika Selatan, meninggal dunia hari Ahad (26/12/2021) dalam usia 90 tahun, kata kantor kepresidenan Afsel.

Pada tahun 1984 Tutu memperoleh Nobel Perdamaian atas perlawanan tanpa kekerasan terhadap apartheid. Satu dekade kemudian dia menyaksikan berakhirnya rezim rasis kulit putih di Afsel dan menduduki kursi ketua Truth and Reconciliation Commission, yang didirikan untuk mengungkap kekejaman yang dilakukan selama masa suram tersebut.

Tutu didiagnosis kanker prostat pada akhir 1990-an dan beberapa tahun terakhir keluar-masuk rumah sakit akibat infeksi berkaitan dengan pengobatan kankernya, lansir Reuters.

“Kepergian Uskup Agung Emeritus Desmond Tutu merupakan lembaran duka lain dalam perpisahan bangsa kita dengan generasi Afrika Selatan yang luar biasa, yang telah mewariskan kepada kita Afrika Selatan yang terbebaskan dari belenggu,” kata Presiden Cyril Ramaphosa.

“Desmond Tutu adalah seorang patriot yang tidak ada tandingannya.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kantor kpresidenan tidak memiliki rincian tentang penyebab kematiannya.

Dr Ramphela Mamphele, pejabat sementara ketua dari Archbishop Desmond Tutu IP Trust dan Co-ordinator of the Office of the Archbishop, atas nama keluarga Tutu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa rohaniwan Gereja Anglikan itu meninggal Ahad pagi di Oasis Frail Care Centre di Cape Town.

Resmi pensiun dari tugasnya sebagai pejabat gereja saat memasuki usia 79 tahun, pria yang dikenal kerap tertawa terkekeh-kekeh itu terus menyuarakan berbagai isu, termasuk pada tahun 2008 menuding negara-negara Barat sebagai penyebab penderitaan berkepanjangan rakyat Palestina dengan sikap diam mereka.

Pada tahun 2013, dia menyatakan dukungannya terhadap hak-hak gay, mengatakan bahwa dia tidak akan pernah “menyembah Tuhan yang homofobia”.

Pemimpin tertinggi Gereja Anglikan, Archbishop of Canterbury Justin Welby,  memuji Tutu setinggi langit sebagai seorang “nabi dan pendeta”.

Pejabat Palestine Liberation Organisation (PLO) Wasel Abu Youssef mengatakan Tutu merupakan “salah satu pendukung terbesar” perjuangan Palestina.

Tutu dan teman lamanya Nelson Mandela pernah tinggal untuk sementara waktu di jalan yang sama di kota Soweto, Afrika Selatan. Menjadikan Vilakazi Street satu-satunya jalan di dunia yang pernah menjadi tempat tinggal dua pemenang Nobel Perdamaian.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika SelatanapartheidDesmond TutuNobel Perdamaian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya SMPN 18 Bekasi Peduli Semeru Melalui BMH
Tulisan selanjutnya Empat Karakter Pemuda Masa Depan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?