Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Memilih Miskin Belum Tentu Sengsara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Januari 2022 11:21 11:21 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Januari 2022 12:30
Bagikan
Ilustrasi orang kaya dan orang miskin.
Bagikan

Hidayatullah.com | JIKA Anda diberi dua pilihan: menjadi kaya atau menjadi miskin. Mana yang akan Anda pilih?

Hampir pasti semua orang yang kita tanya akan memilih kaya. Sebab, kaya itu menyenangkan, sedang miskin itu menyengsarakan.

Begitu pula ketika Anda ditanya, apakah memilih sehat atau memilih sakit? Tentu Anda akan menjawab memilih sehat. Sebab, sehat itu menyenangkan, sedang sakit itu menyengsarakan.

Pilihan ini tidak keliru. Kita tahu, banyak sekali kebajikan yang bisa kita lakukan jika kita kaya. Bahkan, dengan kekayaan tersebut, kita bisa membangun sumber pendapatan pahala yang terus mengalir meskipun kita sudah meninggal.

Masih ingat cerita tentang sumur Utsman bin Affan? Ya, Utsman adalah sahabat Rasulullah ﷺ yang kaya. Dengan kekayaannya beliau bisa membeli sebuah sumur dari seorang Yahudi dengan harga yang sangat mahal.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Jika sebelumnya kaum Muslim harus mengantri untuk membeli air dari sumur orang Yahudi tersebut, maka setelah dibeli oleh Utsman kaum Muslim bebas mengambil air tanpa harus membeli. Bahkan, manfaat sumur tersebut bisa dirasakan sampai sekarang.

Begitu pula ketika kita sehat, pastilah banyak sekali kebajikan yang bisa kita lakukan ketimbang ketika kita sakit. Orang yang sehat bisa beribadah secara sempurna, melakukan safar untuk menuntut ilmu, atau membantu orang lain yang butuh tenaga.

Namun, keliru jika kita memilih kaya atau memilih sehat hanya karena takut sengsara. Kalau sekadar sengsara di dunia, mungkin saja ya! Tapi, sengsara di akhirat, belum tentu!

Boleh jadi kemiskinan dan rasa sakit yang kita derita justru memudahkan kita untuk hidup senang di akhirat. Atau, sebaliknya, boleh jadi kekayaan dan kesehatan itulah yang justru membuat kita sengsara di akhirat kelak. Na’udzubillahi min dzalik.

Mengapa seperti itu?

Bagi kaum Mukmin yang mengimani bahwa hidup bukan sekadar di dunia, namun juga di akhirat, bahkan akhiratlah tujuan yang sebenarnya, maka ia akan ikhlas menerima apa pun keadaannya asalkan hal tersebut bisa memudahkannya menuju kebahagiaan di akhirat.

Tentang sakit yang kita derita, misalnya, bukanlah sesuatu yang harus dikutuk. Sebab, bisa jadi rasa sakit tersebut justru akan mengikis habis dosa seorang hamba. Hal ini dikisahkan oleh Muslim bahwa suatu ketika Rasulullah ﷺ mengunjungi seorang sahabat wanita bernama Ummu Sa’ib yang sedang gelisah luar biasa.

Rasulullah ﷺ pernah bertanya kepada Ummu Sa’ib apa yang membuatnya gelisah?  “Saya demam parah. Semoga Allah mengutuk penyakit ini,” kata wanita itu.

Rasulullah ﷺ kemudian bersabda, “Jangan mengutuk demam. Sebab sesungguhnyanya penyakit itu seperti tungku yang menghilangkan kotoran dalam besi.”

Begitu juga kemiskinan, tak layak kita ratapi. Sebab, boleh jadi ketiadaan harta justru akan mempercepat hisab kita di akhirat kelak.

Rasulullah ﷺ pernah bersabda kepada kaum fakir dan miskin dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari, ” Wahai orang-orang fakir, apakah aku tidak memberi kabar gembira pada kalian bahwa orang-orang mukmin yang fakir akan masuk surga lebih dulu sebelum orang-orang mukmin yang kaya dengan jarak setengah hari akhirat (atau setara dengan 500 tahun).”

Jadi, mari kita jalani hari-hari kita dengan rasa syukur dan sabar, apa pun keadaan kita saat ini. */Mahladi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:miskinrasulullahUtsman bin Affan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya rumah dai BMH Lakukan Serah Terima dan Resmikan Satu Unit Rumah untuk Dai Tangguh di Bintan
Tulisan selanjutnya gaza banjir Gaza Diguyur Hujan Deras, Kamp Pengungsi Banjir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?